Ketua KORMI KSB Geram, Forda I NTB Terlaksana dengan Modal Pribadi Akibat Minimnya Dukungan Pemda

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2024 10 23 10 33 11 55 d976e5bbcfbb500552fbf4364f9eee7a2

Mataram – Ketua KORMI Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sekaligus Ketua Inorga PERSATUAN OLAHRAGA GULAT TANGAN INDONESIA (POGTI). Nasruddin, SE, MM, memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Festival Olahraga Daerah (FORDA) I yang berlangsung di lapangan basket Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat, Acara ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai utusan kabupaten/kota se-NTB.

Baca:Forda I 2024: KORMI NTB Angkat Kearifan Lokal

Dalam sambutannya, Nasruddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, meskipun menghadapi berbagai tantangan, terutama kurangnya dukungan dari Pemerintah Daerah KSB. “Walaupun minim dukungan, kegiatan ini tetap berjalan dengan semangat dan menggunakan modal sendiri. Ini adalah bukti bahwa kami berkomitmen untuk mensukseskan Forda NTB I dan memajukan olahraga rekreasi di daerah,” ujar Nasruddin.

Nasruddin berharap dengan terselenggaranya FORDA I ini, semangat olahraga Masyarakat di NTB semakin tumbuh dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah di masa mendatang. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi yang sehat antar kabupaten/kota di Provinsi NTB.

Ketua KORMI KSB Geram, Forda I NTB Terlaksana dengan Modal Pribadi Akibat Minimnya Dukungan Pemda
Ketua KORMI KSB Geram, Forda I NTB Terlaksana dengan Modal Pribadi Akibat Minimnya Dukungan Pemda

FORDA I NTB berlangsung selama lima hari, dari tanggal 21 hingga 26 Oktober 2024, dan mencakup berbagai Inorga Meskipun menghadapi keterbatasan, Nasruddin tetap optimis bahwa acara ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga rekreasi di NTB.

Sebanyak 500 penggiat olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah mendaftar sejak tiga bulan lalu untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga masyarakat. Dengan total 19 induk organisasi olahraga (Inorga) yang terdaftar, potensi besar untuk mengembangkan olahraga rekreasi di KSB semakin terlihat. Namun, semua itu terancam gagal akibat tidak adanya dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah Sumbawa Barat.

Nasruddin, SE, MM, Ketua KORMI KSB, menyampaikan kekecewaannya terhadap situasi ini. “Sejak 2022, KORMI Sumbawa Barat sudah mengajukan anggaran, bahkan hingga tiga kali berganti Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadis Parpora), namun anggaran tersebut tidak pernah terealisasi,” jelasnya. KORMI KSB telah berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan kegiatan olahraga rekreasi tetap berjalan, namun tanpa anggaran, banyak rencana dan program yang terpaksa dibatalkan.

KORMI KSB, yang menaungi berbagai jenis olahraga rekreasi seperti gateball, gulat tangan, dan lainnya, terus berusaha menghidupkan semangat olahraga di masyarakat. Namun, tanpa adanya dukungan anggaran, perjuangan ini menjadi semakin berat. Nasruddin berharap ke depannya Pemda Sumbawa Barat bisa lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang olahraga masyarakat yang tidak hanya mengedepankan kesehatan tetapi juga memperkuat silaturahmi antarwarga.

Dengan semangat yang tetap terjaga, KORMI KSB bertekad untuk terus memperjuangkan hak-hak penggiat olahraga di daerah, meskipun tanpa bantuan anggaran dari pemerintah daerah.

(Bi).