Perempuan UMKM Melaju: Pameran dan Workshop Akselerasi Usaha Mikro di Luwu Utara

Avatar of lpkpkntb
IMG 20260203 WA00001

Luwu Utara, lpkpkntb.com – Perempuan UMKM Mengawali tahun 2026, Perkumpulan Wallacea bersama TP-PKK Kabupaten Luwu Utara menggelar Pameran Produk UMKM dan Workshop Akselerasi Usaha Mikro Perempuan Berbasis Komunitas. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan perempuan serta memperkuat ekonomi berbasis komunitas.

Acara yang dilaksanakan di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersipda) ini mendapat dukungan dari Save the Children, PT MARS, GIZ, Grow Asia, dan Piss Agro. Beragam stand pameran menampilkan produk olahan pangan, sayuran organik, pembibitan kakao, hingga kerajinan tangan dari kelompok perempuan binaan Perkumpulan Wallacea melalui program GrowHer. Selain itu, hadir pula pelaku usaha lain seperti Pekka (DP2KUKM), Warung Challodo Masamba, dan Koperasi Masagena Masamba.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana promosi produk, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha mikro dengan penyedia layanan perizinan dan lembaga keuangan. Program Manager Perkumpulan Wallacea, Asrul, menjelaskan bahwa selama empat tahun terakhir, pihaknya, didukung PT MARS, telah memperkuat kapasitas masyarakat dan pemerintah terkait perlindungan anak melalui PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat) di 20 desa dampingan.

“Namun, intervensi tambahan diperlukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga melalui literasi keuangan dan pengelolaan usaha mikro berbasis komunitas di Luwu Utara. Saat ini, sudah berjalan 92 kelompok simpan pinjam perempuan (VSLA) dengan aset simpanan lebih dari Rp1,5 miliar, serta 34 kelompok bisnis mikro perempuan,” jelas Asrul.

BACA:KIP Kuliah 2026 Jalur Kemenag Dibuka? Ini Jadwal Pendaftaran dan Link Resminya

Daftar PIP 2026 Dibuka Februari, Berlaku untuk Siswa TK hingga SMA Catat Syarat Lengkapnya

Sementara itu, perwakilan PT MARS, Sumardin, S.P., mengapresiasi kolaborasi ini. “Kami mulai menerapkan pendekatan cluster desa untuk mengoptimalkan peran dan potensi desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, termasuk anak-anak dan perempuan,” ujarnya.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan dampak positif kegiatan ini bagi pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi keluarga petani kakao. Menurutnya, pemerintah daerah melalui TP-PKK hingga tingkat desa memiliki berbagai program pengarusutamaan gender yang mendukung penguatan ekonomi perempuan, termasuk program koperasi dan UMKM.

“Dukungan nyata berupa pelatihan perizinan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga bantuan peralatan produksi menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro berbasis komunitas. Kerja kolaboratif antara pemerintah, lembaga non-pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat adalah kunci keberlanjutan intervensi ini,” ujar Bupati.

Usai pembukaan, Bupati bersama Wakil Bupati, Ketua TP-PKK, dan sejumlah kepala dinas mengunjungi setiap stand pameran dan berdialog dengan para pelaku usaha. Ia juga meminta perangkat daerah untuk terus memfasilitasi pelaku usaha agar dapat menembus pasar luar daerah.

Selain pameran, acara dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber. Ketua TP-PKK Luwu Utara, Ny. Misnawati Andi Rahim, membahas peran strategis PKK dalam mendukung perempuan sebagai pilar ketahanan keluarga. Sahalia dari DP2KUKM memaparkan program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro. Narasumber dari Unanda menekankan pentingnya memenuhi standar perizinan halal untuk ekspansi pemasaran produk, sementara Ayu Antariksa, Ketua Koperasi Masagena, berbagi pengalaman pengelolaan usaha mikro dan peluang bagi perempuan dalam meningkatkan kapasitas bisnis.

Menutup rangkaian kegiatan, para pelaku usaha mendapatkan layanan konsultasi pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta konsultasi prosedur halal dengan pendamping halal.

(Erwin Saputra)