STAI Al-Amin Kediri Dorong Dosen Muda Tingkatkan Mutu Lewat Short Course di Senggigi

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250726 WA0034

Lombok Barat – Senggigi, Komitmen untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme tenaga pendidik terus digelorakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Gersik Kediri, Lombok Barat. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi enam dosennya dalam kegiatan Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Mataram, selama tiga hari penuh, sejak 21 hingga 23 Juli 2025, bertempat di Hotel The Jayakarta Senggigi, Lombok Barat.

6 Dosen STAI Al-Amin Kediri Dilatih UIN Mataram: Siap Jadi Dosen Profesional!
6 Dosen STAI Al-Amin Kediri Dilatih UIN Mataram: Siap Jadi Dosen Profesional! (.Dok.Liputanntb.com).

Para dosen yang mewakili STAI Al-Amin dalam kegiatan tersebut yaitu: Budiman, Sudirman, Shahibul Ardhi, Ala Purnawati, Supyan Azhari, dan Neli Aprianti. Mereka adalah dosen-dosen muda yang bersemangat dalam mempersiapkan diri sebagai pilar utama dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Kegiatan short course ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para dosen pemula dengan keterampilan fundamental yang relevan di era pembelajaran digital dan kolaboratif. Materi yang disampaikan antara lain meliputi: strategi pembelajaran aktif dan inovatif, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), perancangan tugas dan instrumen penilaian, analisis hasil pembelajaran, teknik penulisan artikel ilmiah, serta penguatan moderasi beragama dalam praktik akademik.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag, yang menyampaikan bahwa dosen adalah agen perubahan di lingkungan kampus. “Kompetensi dosen merupakan fondasi utama dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Semakin baik kualitas dosen, maka semakin besar pula kontribusinya terhadap pembentukan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter,” ujarnya.

Salah satu materi favorit dalam pelatihan ini adalah Model & Media Pembelajaran Era 4.0, yang dipandu langsung oleh Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag, Guru Besar UIN Mataram. Dalam sesi ini, para peserta diajak memahami pentingnya kreativitas dalam menciptakan proses pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan mahasiswa zaman kini.

Metode pelatihan dirancang interaktif—tidak hanya ceramah, tetapi juga diselingi dengan diskusi kelompok, simulasi kelas, dan praktik langsung. Peserta dituntut aktif berperan serta, mengasah keterampilan, sekaligus mempresentasikan hasil kerjanya dalam tugas akhir.

Salah satu peserta, Ala Purnawati, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Melalui pelatihan ini, saya memperoleh banyak inspirasi untuk membangun suasana kelas yang lebih dinamis dan partisipatif. Ini bekal berharga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kami di kampus,” ungkapnya antusias.

Ketua STAI Al-Amin Gersik Kediri Lombok Barat, H. Syamsul Hadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas keterlibatan dosen-dosen muda kampusnya. “Kami di STAI Al-Amin percaya bahwa investasi terbesar adalah pada sumber daya manusia, terutama dosen. Kegiatan ini sangat sejalan dengan visi kami untuk menjadikan kampus sebagai pusat keunggulan pendidikan Islam di NTB,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan presentasi tugas akhir dari para peserta serta sesi ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para peserta membawa pulang sertifikat sekaligus semangat baru untuk diterapkan dalam praktik mengajar di kampus masing-masing.

Melalui pelatihan ini, STAI Al-Amin Gersik Kediri tidak hanya menegaskan posisinya sebagai kampus yang progresif dan berkomitmen terhadap mutu, tetapi juga memberi pesan bahwa perubahan besar dalam pendidikan tinggi dimulai dari para dosen yang mau terus belajar dan bertumbuh.

(Bi)