Subhanallah 3 Karomah Imam Hambali Jarang DiKetahui

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Siapa Ahmad bin Hanbal? Tokoh dari beberapa mazhab yang akan dibahas di sini adalah Ahmad bin Hambal, atau biasa dipanggil dengan sebutan Imam Ahmad.

Ia seorang ahli hadits dan teologi Islam. Ia lahir di Mary, Turkmenistan, utara Afganistan. Serta ia dikenal dengan nama Imam Hambali. Wikipedia.

Karomah Imam Ahmad bin Hanbal

Berikut beberapa karomah Imam Ahmad diceritakan oleh Dai yang belajar Mesir Ust Amri Hamdany dalam satu kajiannya.

1. Pakaian Imam Ahmad Tidak Terbakar Saat Kebakaran

Di antara karomah beliau disebutkan oleh Fatimah bintu Imam Ahmad, suatu hari, rumah saudara saya, Sholih bin Imam Ahmad kebakaran. Sholih ini menikah dengan perempuan dari keluarga yang kaya. Barang-barang di rumahnya sampai senilai 4000 Dinar.

Ketika Sholih melihat rumahnya terbakar, Sholih berujar:

ما غمّني ما ذهب مِنّي إلا ثوبَ أبي كان يصلي فيه؛ أتبرك به وأصلي فيه

Artinya: “Tidak ada yang membuatku sedih dari barang-barangku yang habis terbakar di sana kecuali baju bapakku yang dahulu ia kenakan untuk sholat. Aku bertabarruk dengannya, dan aku gunakan untuk sholat.”

Kemudian, setelah api itu padam, orang-orang menemukan pakaian Imam Ahmad itu masih utuh di atas ranjang, dan barang-barang di sekitarnya ludes terbakar.

2. Kitab yang Ditulis Imam Ahmad Tidak Terbakar

Diceritakan oleh Imam Ibnu Muflih Al-Hanbaliy dalam Al-Adaab As-Syar’iyyah [2/14] menukil kalam Imam Al-Maimuni.

Imam Ibnul Jauzi mengatakan: “Telah sampai kepadaku berita dari Imam Ali bin Al-Husain Az-Zainiy, bahwa pernah terjadi kebakaran di salah satu rumah mereka, semua benda di rumah tersebut hangus terbakar, kecuali satu kitab yang di sana ada tulisan tangan Imam Ahmad.”

3. Kitab Imam Ibnul Jauzi Selamat dari Banjir Besar di Baghdad

Karomah lainnya diceritakan Imam Ibnul Jauzi, beliau berkata:

ولما وقع الغرق ببغداد سنة أربع وخمسين وخمسمائة وغرقت كتبي، سَلِمَ لي مجلد فيه ورقتان من خط الإمام أحمد رحمه الله

[الآداب الكبرى لابن مفلح، ٢١٤]

Artinya: “Tatkala terjadi banjir besar di Baghdad Tahun 554 H, semua kitab saya basah tenggelam kecuali satu jilid kitab yang di sana ada 2 lembar dari tulisan tangan Imam Ahmad.”

4. Sandal Imam Ahmad Ditakuti Jin

Suatu hari Imam Ahmad sedang di masjid kemudian didatangi Khalifah Al-Mutawakkil memberitahukan kerabatnya bernama Jariyah, kerasukan Jin. Khalifah Al-Mutawakkil meminta Imam Ahmad berdoa agar kerabatnya diberi kesembuhan.

Setelah berdoa, Imam Ahmad menitipkan sandalnya kepada Khalifah Al-Mutawakkil dan berkata: “Bawalah sandal ini ke kediaman Khalifah dan duduklah di sebelah kepala Jariyah dan katakan kepadanya (Jin) bahwa Ahmad bin Hanbal berkata kepadamu: “Keluarlah dari tubuh Jariyah ini atau aku akan memukulmu dengan sandal ini sampai 70 kali!“.

Khalifah Al-Mutawakkil pulang dan melaksanakan apa yang diperintahkan Imam Ahmad. Lalu Jin itu berkata melalui lisan Jariyah: “Aku mendengar dan taat. Seandainya Imam Ahmad bin Hanbal menyuruhku pergi dari Irak, aku pasti akan menuruti perintahnya. Sesungguhnya beliau itu orang yang taat kepada Allah. Barangsiapa yang taat kepada Allah, siapa pun akan menurut kepadanya.” Akhirnya Jariyah kembali sadar dan terbebas dari pengaruh Jin itu.

Demikian karomah Imam Ahmad bin Hanbal. Keberkahan dan karamah wali Allah terkadang tidak terputus, walaupun si pemiliknya telah wafat.**