Unram dan Pemkab Lombok Timur Perkuat Pembangunan ITSRC dan Klinik Kedokteran Kelautan

blank

MATARAM – Universitas Mataram (Unram) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkuat komitmen pembangunan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan melalui penandatanganan perjanjian hibah tanah, 30 April 2026.

Baca:Mau Masuk Unram 2026? Cek 5 Jurusan Ini yang Pendaftarnya Paling Sedikit

Kesepakatan yang berlangsung di Kantor Bupati Lombok Timur tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan riset kelautan sekaligus peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan di Nusa Tenggara Barat.

Rektor Unram, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ITSRC. Ia menegaskan bahwa pembangunan tahap awal difokuskan pada laboratorium rumput laut sebagai bagian utama dari pusat riset tersebut.

“Pembangunan sudah mulai berjalan sesuai komitmen kami, dengan mendahulukan laboratorium rumput laut. Koordinasi akan terus dilakukan bersama pemerintah pusat,” ujarnya.

ITSRC diproyeksikan menjadi pusat riset rumput laut bertaraf internasional yang melibatkan kolaborasi dengan peneliti global serta dilengkapi fasilitas laboratorium modern.

Selain itu, Unram juga mengembangkan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan guna memperluas akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Klinik tersebut diharapkan menjadi pusat layanan sekaligus pendidikan dokter spesialis yang berfokus pada kesehatan masyarakat pesisir.

Menurut Sukardi, kerja sama ini juga mencakup peluang pemberian beasiswa bagi mahasiswa, baik penuh maupun parsial, dengan skema pengabdian kembali ke daerah asal guna mengatasi keterbatasan tenaga medis.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan bahwa hibah tanah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan pelayanan publik.

“Pembangunan ITSRC dan klinik ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan wilayah terpencil,” katanya.

Sebelumnya, peletakan batu pertama ITSRC telah dilakukan pada 12 Februari 2026 di Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie.

Pembangunan ITSRC dan Klinik Spesialis Kedokteran Kelautan diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem riset kelautan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis wilayah kepulauan di NTB.