lpkpkntb.com – Astaga, pembawa Presiden Iran merupakan Pilot Agen Mossad dalang Helikopter bawa Presiden Iran Ibrahim Raisy kecelakaan di Azerbaijan.
Kemudian, publik Iran curiga pilot helikopter bawa Presiden Iran Ibrahim Raisy kecelakaan di Azherbaijan.
Agen Mossad dibentuk Israel untuk memata matai musuhnya.
Selama ini agen Mossad bekerja sama Israel berupaya menggulingkan pemerintahan Ibraihim Raisy.
Ketegangan Israel vs Iran akhir-akhir menjadi alasan agen Mossad ikut terlibat.
Menurut laporan media Iran, kondisi helikopter sangat baik dan canggih, bawa Presiden Iran Ibrahim Raisy.
Iran sangat terkenal dengan teknologi militernya.
Militer Iran tidak mungkin menggunakan helikopter bekas membawa Presiden Iran Ibrahim Raisy kunjungan kerja.
Kecelakaan Helikopter Presiden Iran
Sebelumnya diberitakan total ada sembilan penumpang di helikopter maut yang mengangkut Raisi.
Selain Hashem, ada Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, Gubernur provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, pilot,
kopilot, dan beberapa ajudan yang ikut helikopter Raisi tersebut.
Terkait:
Dilansir Kantor berita Iran, IRNA, Nami mengatakan seluruh sembilan jenazah penumpang heli, termasuk Raisi, dapat dikenali meskipun ada luka bakar.
Jenazah Hashem, kata Nami, dalam kondisi lebih baik daripada yang lainnya.
Salah satu penumpang di helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi sempat hidup satu jam setelah kecelakaan terjadi di Provinsi Azerbaijan Timur, utara Iran, pada Minggu (25/5).

7 FotoLIHAT SLIDESHOW
Kepala Badan Penanggulangan Krisis Iran, Mohammad Nami mengatakan Imam Masjid Tabriz Mohammad Ale Hashem sempat hidup satu jam usai helikopter jatuh.
Hashem bahkan sempat menghubungi kantor kepresidenan Iran.
“Dia (Hashem) masih hidup hingga satu jam setelah kecelakaan udara dan bahkan melakukan percakapan telepon dengan Tuan Gholam-Hossein Esmaeili, kepala Kantor Kepresidenan,” Nami.
Mansouri menilai komunikasi itu menunjukkan insiden yang melibatkan helikopter Raisi tak begitu parah.
Raisi tewas usai helikopter yang mengangkut dia jatuh dan terbakar di Provinsi Azerbaijan Timur pada Minggu siang sekitar pukul 13.30 waktu lokal.
Helikopter itu juga mengangkut Menteri Luar Negeri Hossein Abdollahian, Al Hashem, Gubernur Azerbaijan Timur,
kepala keamanan, dan kru pesawat. Total penumpang Sembilan orang.
Usai pihak berwenang Iran kehilangan kontak dengan helikopter rombongan Raisi, mereka bergegas melakukan pencarian.
Namun, operasi ini disebut sulit karena cuaca buruk.