Israel Ancam Bunuh Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei, Konflik Timur Tengah Makin Panas

Avatar of lpkpkntb
Inilah Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Profil Mojtaba Khamenei
Inilah Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Profil Mojtaba Khamenei

Lpkpkntb.com – Israel Ancam Habisi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Ketegangan Timur Tengah Memanas
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah militer Israel mengeluarkan ancaman keras terhadap pemimpin tertinggi baru Iran. Pasukan Israel Defense Forces (IDF) menyatakan siap menargetkan siapa pun yang menggantikan posisi Ayatollah Ali Khamenei.

Baca:Profil Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Disebut Tewas dalam Serangan AS-Israel

Peringatan tersebut muncul setelah kematian Ali Khamenei yang dilaporkan terjadi dalam rangkaian serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu. Situasi ini memicu eskalasi konflik yang semakin tajam antara Iran dengan blok sekutunya di Barat.

Melalui pernyataan resmi berbahasa Farsi di akun mereka, IDF menegaskan bahwa Israel tidak akan berhenti memburu tokoh-tokoh yang berperan dalam penunjukan pemimpin baru Iran.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa “tangan Israel akan terus mengejar setiap penerus serta pihak yang terlibat dalam proses pengangkatannya.”

Militer Israel juga menyampaikan bahwa para ulama yang terlibat dalam mekanisme pemilihan pemimpin tertinggi Iran tidak akan luput dari perhatian mereka. Israel menyatakan siap mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap mendukung kepemimpinan baru tersebut.

Mojtaba Khamenei Dipilih Jadi Penerus
Sebelumnya, Majelis Pakar Iran yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara itu mengumumkan bahwa Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai penerus Ali Khamenei.

Keputusan tersebut diambil setelah sekitar satu pekan proses pertimbangan pasca wafatnya pemimpin tertinggi sebelumnya.

Mojtaba Khamenei diketahui merupakan putra dari Ali Khamenei dan selama ini dikenal memiliki pengaruh kuat dalam lingkaran kekuasaan Iran, meskipun jarang tampil secara terbuka di panggung politik internasional.

Iran Sebut Rencana Barat Gagal
Di sisi lain, pejabat keamanan senior Iran Ali Larijani menyatakan bahwa terpilihnya Mojtaba Khamenei menunjukkan kegagalan strategi Amerika Serikat dan Israel untuk menciptakan kekacauan politik di Iran.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan tetap berjalan sesuai mekanisme konstitusional meskipun berada di tengah tekanan militer dan politik dari luar negeri.

Larijani juga mengungkapkan bahwa Israel sempat melancarkan serangan terhadap markas Majelis Pakar di kota suci Qom. Namun serangan tersebut tidak berhasil menghambat proses pemilihan pemimpin baru Iran.

Trump dan Netanyahu Ingin Perubahan Rezim

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menyatakan bahwa perubahan rezim di Iran merupakan salah satu tujuan strategis dalam konflik yang sedang berlangsung.

Trump bahkan sempat mengeluarkan tuntutan agar Iran melakukan penyerahan tanpa syarat kepada Amerika Serikat dan sekutunya.

Pernyataan tersebut semakin memperkeruh hubungan antara Iran dengan blok Barat, sekaligus meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.