Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi membuka Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Al-Bukhari International University (AIU) Batch 6 Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis BAZNAS dalam mendorong transformasi sosial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera (mustahik) yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi internasional.
Peluncuran program tersebut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, pihak universitas, serta perwakilan diplomatik. Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Deputi 2 BAZNAS RI Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Deputy Vice Chancellor AIU Prof. Dr. H. Mohamad Abdullah bin Hemdi, Penasihat Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta Puan Safiza binti Mat Fadzil, serta Konsul Jenderal (Konjen) KJRI Penang Wanton Saragih Sidauruk.
Dalam sambutannya mewakili Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodiq Mudjahid, M.Sc., H. Idy Muzayyad menyampaikan apresiasi kepada Al-Bukhari International University atas kerja sama yang telah terjalin kuat selama ini. Ia menegaskan, program beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan simbol persahabatan dan ikatan dua negara, Indonesia dan Malaysia.
“Kerja sama ini adalah bentuk ikatan lahir dan batin antara Indonesia dan Malaysia. Semoga ini menjadi inspirasi dan semoga memberikan keberkahan, melahirkan kebaikan-kebaikan baik bagi BAZNAS, Al-Bukhari dan juga para mahasiswa penerima beasiswa ini nanti,” ujar Idy dalam acara pembukaan yang disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Rabu (15/4/2026).
Idy juga menitipkan pesan penting kepada calon penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, program Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan amanat yang harus dijaga sebaik mungkin karena membawa nama baik bangsa.
“Kalian adalah duta bangsa Indonesia di negeri seberang. Jaga sikap, taati aturan, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mengubah masa depan,” tegasnya.
Ia pun menutup sambutan dengan pernyataan resmi pembukaan program. “Demikian dari kami, mewakili Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid maka dengan ini secara resmi program beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Bukhari International University resmi kita luncurkan,” ucapnya.
Sementara itu, Deputi 2 BAZNAS RI Dr. KH. M. Imdadun Rahmat menyampaikan bahwa program Beasiswa Cendekia BAZNAS AIU hadir sebagai upaya nyata BAZNAS dalam membantu mustahik memperoleh akses pendidikan tinggi. Program ini juga sejalan dengan visi ketiga BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara efektif untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan umat, serta pengurangan kesenjangan sosial.
Imdadun menjelaskan, total penerima manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Bukhari hingga saat ini mencapai 153 mahasiswa dari 22 provinsi. Melalui program tersebut, BAZNAS juga telah meluluskan 132 mahasiswa, yang sebagian besar kini bekerja sebagai expatriat di Malaysia.
“Ada yang juga di Thailand, di Australia, serta Taiwan. Artinya program beasiswa ini mampu menjadi pembuka akses bagi mereka untuk berkarir mencari pengalaman di luar negeri, dan alhamdulillah mayoritas mereka sudah memiliki penghasilan di atas nisab zakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI Farid Septian memaparkan mekanisme seleksi dan pelaksanaan Beasiswa Cendekia BAZNAS AIU Batch 6. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan, serta BAZNAS akan mengintensifkan sosialisasi agar program ini bisa diakses lebih luas oleh masyarakat.
Farid menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari kontribusi BAZNAS dalam mendukung agenda Asta Cita Presiden RI, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
