JAKARTA – Pemerintah resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari upaya pembentukan ekosistem Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
Baca:Diskon Listrik 50 Persen Ada Lagi hingg 28 April 2026 untuk Dukung WFH
Seleksi nasional ini dibuka untuk puluhan ribu posisi dan disebut akan berlangsung secara terbuka, transparan, akuntabel, serta dipastikan tanpa pungutan biaya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa pada tahap pertama pemerintah menyediakan 30.000 formasi manajer koperasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan, rekrutmen ini menjadi langkah awal untuk mempercepat pembentukan koperasi desa secara nasional.
Syarat Pendaftaran
Rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terbuka bagi:
- Lulusan D3, D4, dan S1 semua jurusan
- Usia maksimal 35 tahun
- IPK minimal 2,75
Batas Waktu dan Link Pendaftaran
Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi:
👉 https://phtc.panselnas.go.id
Zulkifli Hasan menjelaskan, peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara.
Skema kerja yang diterapkan menggunakan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
“Setelah itu akan dimatangkan lagi, nanti dua tahun di BUMN. Setelah itu, kalau serah terimanya tepat dua tahun maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Zulkifli Hasan, Rabu, dikutip dari Antara.
Ia menambahkan program ini akan berjalan bertahap sesuai rencana nasional. Pemerintah menargetkan 30.000 unit Koperasi Desa Merah Putih dapat selesai dibangun pada periode Juni hingga Juli 2026.
Zulkifli menegaskan posisi manajer koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” katanya.
Proses rekrutmen ini dikoordinasikan oleh BP BUMN dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan.
