BEM FISIPOL UMMat Angkat Suara Soal Nobar yang Batal Digelar

blank
blank

MATARAM – LPKPKNTB.COM. Universitas Muhammadiyah Mataram  Kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang direncanakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat), Jumat malam (22/5), batal digelar.

Baca:BRIN Tawarkan Beasiswa S2/S3 Degree by Research untuk Hakim dan Tenaga Teknis Badilum

Ketua BEM FISIPOL UMMat, Ade Yudiansyah, mengatakan panitia sebelumnya telah melakukan persiapan teknis kegiatan di area kampus. Namun, menurutnya, pihak keamanan kampus menyampaikan imbauan agar kegiatan tidak dilanjutkan.

“Pada saat persiapan kegiatan berlangsung, kami menerima imbauan dari pihak keamanan kampus agar kegiatan dihentikan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut keterangan panitia, imbauan tersebut disebut berkaitan dengan arahan internal kampus. Panitia kemudian berupaya meminta penjelasan lebih lanjut terkait alasan penghentian kegiatan.

Panitia juga menyebut kegiatan akhirnya tidak dapat dilaksanakan setelah kondisi di lokasi dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan acara.

Film dokumenter Pesta Babi diketahui mengangkat isu konflik agraria, masyarakat adat, pembangunan, dan relasi negara dengan warga di sejumlah daerah di Indonesia. Sejumlah mahasiswa menilai pemutaran film tersebut dirancang sebagai bagian dari ruang diskusi ilmiah di lingkungan akademik.

Baca Juga:BAZNAS Resmi Buka Beasiswa Kuliah di Malaysia 2026, Ini Kampus dan Syaratnya

Peristiwa ini memunculkan perhatian di kalangan mahasiswa terkait ruang diskusi dan kebebasan akademik di perguruan tinggi. Mahasiswa berharap kampus tetap menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan dan diskusi ilmiah.

Hingga berita ini ditulis, pihak rektorat Universitas Muhammadiyah Mataram belum memberikan keterangan resmi terkait batalnya kegiatan tersebut.