Jakarta β Fenomena langka Gerhana Bulan Total dipastikan akan terjadi pada Senin malam, 15 Rabiul Awal 1447 H / 8 September 2025 M. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah NU mengumumkan bahwa gerhana akan berlangsung mulai pukul 23.27 WIB hingga 02.56 WIB, dengan puncak gerhana terjadi pada pukul 01.27 WIB.
Menurut Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, Drs. KH. Sirril Wafa, MA, fenomena ini dapat terlihat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali. βGerhana Bulan Total adalah peristiwa langit yang sangat jarang terjadi, sehingga sudah sepatutnya kita sambut dengan dzikir, doa, serta shalat gerhana,β ujarnya dalam pengumuman resmi PBNU bernomor 94/PB.08/A.II.11.13/09/2025.
PBNU juga mengimbau seluruh umat Islam, khususnya warga Nahdliyin di berbagai daerah, untuk menghidupkan malam gerhana dengan berbagai kegiatan positif seperti shalat berjamaah, pengajian, serta pengamatan fenomena astronomi.
Gerhana Bulan kali ini diperkirakan akan berlangsung selama lebih dari tiga jam. Fase gerhana dimulai sejak bulan masuk ke bayangan penumbra bumi pada pukul 23.27 WIB, memasuki fase total pada 00.27 WITA, hingga berakhir pada 02.56 WIB.
βLembaga Falakiyah PWNU/PCNU se-Indonesia diharapkan aktif mengajak umat Islam untuk melaksanakan kegiatan keagamaan menyambut gerhana ini,β demikian seruan PBNU.
Fenomena Gerhana Bulan Total bukan hanya menjadi tontonan langit, tetapi juga momentum spiritual bagi umat Islam untuk mempertebal iman, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
