Gawat! PPK Peringgarata Di Periksa Terkait Dugaan Transfer Pada Pemilu 2024

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Bawaslu Lombok Tengah memanggil Ketua Ketua PPK Pringgarata inisial (Y) berjenis laki laki, ia diperiksa pada Jumat, (22/3) atas dugaan pelanggaran pada Pemilu 2024 yang lalu.

Menurut pelapor Samsul Qomar menyampaikan, ” Terkait proses penyelidikan oleh Gakumdu terhadap ketua PPK Pringgarata dan Jonggat kami atensi dan kawal ketat,” tegasnya.

Lebih lanjut Samsul Qomar, Ini merupakan upaya kami menyelamatkan demokrasi yang ternodai oleh ulah oknum penyelenggara nakal ini, ” Kita berharap mereka bisa mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku dan di balck list untuk jabatan publik manapun karena bukan saja melanggar hukum tapi etika dan norma.
Saya juga yakin bukan hanya 2 orang ini yang terperdaya ada banyak dan saya dapat info nilainya ada yang ratusan juta by transfer dan cash,” kesalnya Samsul Qomar.

Baca Ini:

Recommended Buka Puasa Bersama Keluarga di Islamic Center NTB

Berikut Hasil Rekapitulasi Data KPU RI Partai Peraih Suara Terbanyak DPR 2024

Sementara keterangan dari ketua Bawaslu Loteng Lalu Fauzan dikutip Fakta NTB, menyatakan, ” Berkas laporan dari pelapor sementara dilakukan pendalaman dengan mulai memanggil para saksi untuk dimintai keterangannya,” terangnya.

Kemudian, Fauzan juga membeberkan, Saksi inisial R, laki laki, sudah dua kali di panggil untuk dimintai keterangannya  namun ia mangkir. Untuk mempercepat prosesnya kemungkinan akan digunakan sistem jemput bola,” imbuhnya.

Lebih lanjut Fauzan tegaskan, ” Belum bisa menyimpulkan terkait uang apa dan untuk apa uang yang diterima oleh oknum PPK inisial Y  tersebut sebab masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman karena didalam data, bukti transfer itu tidak dituliskan uang itu untuk apa oleh pengirimnya,”.?

Baca Ini:

Dibuka Pendaftaran SNBT 2024 Lengkapi Persyaratan Cara Daftar Berikut

Selain itu tim juga belum bisa menyimpulkan siapa oknum yang pertama kali menyebarkan ke publik bukti transfer uang tersebut kemudian  motif nya apa?? semua itu harus kita ungkap, jelasnya

” Kasus ini kita harus ungkap secara hati hati sebab melibatkan banyak pihak karena sumber uangnya lebih dari satu orang,” tutupnya Fauzan.