KSB Pekerja Asing Makin Di Depan, 2 LSM Melakukan Investigasi Tambang

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2024 04 20 11 56 03 90 ea44fb1caa4f2d77669d8574268533352

lpkpkntb.com – Bentuk Program kesejahteraan sosial yang dijalankan Pemerintah Sumbawa terbilang cukup banyak, mulai dari tahun sebelumnya.

Hal itu dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas kesejahteraan sosial, yakni berbagai program pemberdayaan sosial dalam strategi penanggulangan kemiskinan, layanan rehabilitasi sosial lanjutan, kesiapsiagaan dan respon dalam penanganan bencana, regulasi penyelenggaraan program.

Baca Ini:

Hasyim Asy’ari Di Duga Tersandung Asusila Pada Perempuan PPLN, Korban Trauma Berat

Menguat Kader NU Sumbawa Diprediksi Gandeng Sitti Rohmi Pilkada NTB 2024

Namun hasil dari Kolaborasi dua pimpinan LSM NTB yakni, LSM LP-KPK NTB yang diketuai seorang perempuan dari pulau Sumbawa Suhadayati, dan Ketua AMANAT Panggilan ERY.

Kedua ketua LSM tersebut menyikapi berbagai persoalan program dan kebijakan pemerintah Nusa Tenggara Barat, terbilang nyaris tidak sejalan pemahaman dengan realita Masyarakat khusus nya Kabupaten Sumbawa Besar (KSB).

Menurut kedua Ketua LSM ini katanya, ” Hidup dengan layak dan kata sejahtera terbilang miris, terutama pada pekerja tambang yang jauh dari realita, baik secara kuota rekrut maupun dalam penempatan kerja,” nada Kecewa.

Syarat Masuk IPDN 2024 Cek Jadwal dan Syarat Mendaftar Disini

Di sinyalir dalam, ” Rekrutmen di Tambang jauh sekali perbandingan nya dengan para TKA baik dari jumlah maupun skill yang tidak sesuai. Ini dlm sektor pertambangan khusus nya. Imbas lain dengan marak nya mesin pekerja operasional BBM nyaris tidak ada papan yang dapat dinikmati oleh daftar para pengguna BBM bersubsidi ini perlu di telusuri lebih lanjut kenapa terjadi,” imbuh ketua LSM.

Lebih lanjut mereka memaparkan, ” Seharusnya Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan Subsidi, belum lagi persoalan kenapa TKA lebih banyak ditambang daripada orang asli pribumi, pemerintah sendiri atas dasar apa terbitkan dokumentasi mereka apa pekerja atau pelancong di luar tenaga ahli yang di butuhkan oleh tambang, Imigrasi berperan penting dlm mengeluarkan visa mereka kalau pekerja berarti visa nya bukan lancong kalau pelancong visa nya habis dimasa yang sudah di tentukan tapi kalau ada terus… Nah, ini ada apa,? Kata Ketua LSM.

Ingat Dengan Program Zero Waste di NTB, Begini Implementasinya

Media mencoba melakukan penelusuran terutama di tambang yang ada di Sumbawa, salah satu pekerja yang enggan ditulis namanya memberikan informasi katanya,” Pekerja Asing sekarang bukan hanya didatangkan untuk dipekerjakan sebagai tenaga ahli tapi ada juga TKA jadi buruh kasar seperti tukang sapu, ngangkat semen dan sekop, tidak seperti dulu kalau dulu TKA di datangkan sesuai dengan kebutuhan terutama tenaga ahli dan tidak seperti sekarang ini,”, terang salah satu pekerja ditambang.

Mengenai benar dan tidaknya data tersebut, maka kita sebagai warga asli pribumi untuk menelusuri akan kebenaran informasi. Oleh karena itu dua Ketua LSM dari Pulau Sumbawa saat ini sedang melakukan survey untuk mengungkapkan informasi tenaga pekerja terutama di Tambang.

(Abie).