LOBAR – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha resmi melantik H. Saeful Ahkam sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Senin (7/9).
Pelantikan tersebut menjadi perhatian karena Ahkam merupakan paman dari Nurul Adha. Namun, Adha memastikan penunjukan tersebut bukan semata-mata karena hubungan keluarga. Menurutnya, keputusan itu telah mempertimbangkan kebutuhan birokrasi dan komitmen untuk menjaga pemerintahan tetap berjalan tanpa benturan kepentingan.
Ahkam menggantikan Pj. Sekda sebelumnya, H. Ahmad Saikhu. Ia akan menjalankan tugas sebagai Pj. Sekda sampai nantinya ditetapkan Sekda definitif.
Dalam sambutannya di hadapan para kepala OPD, Adha menjelaskan pertimbangan di balik penunjukan Ahkam. Ia menyebut keputusan tersebut telah disepakati bersama, termasuk dengan adanya komitmen bahwa Ahkam tidak akan mengikuti proses seleksi terbuka jabatan Sekda definitif.
“Bukan karena paman ya, tetapi karena saya sudah bersepakat sama beliau. Syarat utamanya adalah beliau tidak boleh mengikuti seleksi terbuka Sekda dan beliau juga tidak berkenan,” ungkap Adha.
Pernyataan tersebut disampaikan Adha setelah pelantikan dan turut dirilis Bagian Protokol melalui media sosial.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga memberikan sejumlah arahan kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta ASN tidak hanya menunjukkan loyalitas kepada pimpinan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengingatkan apabila terdapat kebijakan atau perintah yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Kalau ada perintah saya sebagai pimpinan yang kemudian menyalahi aturan, saya meminta Bapak dan Ibu jangan sungkan untuk mengingatkan. Sampaikan dengan benar kepada saya bahwa itu salah,” tegas Wabup.
Adha menekankan bahwa loyalitas ASN tidak seharusnya dimaknai sebagai kepatuhan secara membabi buta. Setiap ASN tetap memiliki tanggung jawab untuk bekerja berdasarkan aturan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, sikap berani memberikan koreksi kepada pimpinan justru menjadi salah satu bentuk integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.
