Tagihan Listrik Membengkak Usai Diskon Berakhir, Viral di TikTok

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2025 03 12 21 28 17 14 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b122

Banyak warganet mengeluhkan lonjakan tagihan listrik hingga dua kali lipat pada awal April 2025, terutama setelah berakhirnya program diskon tarif listrik 50 persen pada akhir Februari 2025.

Keluhan ini ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan Twitter.

Salah satu pengguna Twitter, @lagigabu***, menyatakan bahwa sebelum subsidi, tagihan listriknya berkisar antara Rp 280.000 hingga Rp 320.000. Selama periode subsidi, tagihannya turun menjadi sekitar Rp 140.000, namun setelah subsidi berakhir, tagihannya melonjak menjadi Rp 611.000

Menanggapi keluhan tersebut, Vice President Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), Grahita Muhammad, menjelaskan bahwa tarif listrik per 1 Maret 2025 telah kembali ke tarif normal sesuai penetapan pemerintah. Grahita juga menambahkan bahwa lonjakan tagihan listrik bisa disebabkan oleh pola pemakaian listrik yang meningkat

PLN menyarankan pelanggan untuk memantau riwayat penggunaan listrik melalui aplikasi PLN Mobile guna memahami pola konsumsi dan mengelola penggunaan listrik secara lebih efisien .​

Dengan demikian, kenaikan tagihan listrik yang dirasakan oleh pelanggan kemungkinan besar disebabkan oleh berakhirnya program diskon dan peningkatan konsumsi listrik. Pelanggan diimbau untuk lebih cermat dalam mengelola penggunaan listrik sehari-hari.