Tragis! Mahasiswi Tewas di Pantai Nipah, Ternyata Dibunuh Rekan Sendiri, Keterangan Lengkapnya!

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2025 09 20 20 37 40 57 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2

Lombok Utara – Misteri kematian mahasiswi berinisial MVPV yang ditemukan tak bernyawa di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, akhirnya mulai terkuak. Polisi memastikan korban bukanlah korban begal seperti dugaan awal, melainkan dibunuh oleh rekannya sendiri berinisial RA (20), pemuda asal Sumbawa.

Baca Ini:Istri Brigadir Esco Resmi Jadi Tersangka, Polisi Dalami Motif dan Bukti Forensik

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, menjelaskan bahwa korban diduga tewas akibat penganiayaan setelah menolak ajakan pelaku untuk berhubungan badan. Peristiwa tragis ini terjadi pada 26 Agustus 2025.

“Setelah semua barang bukti terkumpul dan mengarah kepada RA, selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di sebuah kamar kost di wilayah Mataram,” ungkap Agus, Sabtu (20/9).

Awalnya, RA sempat mengaku sebagai korban begal. Namun hasil gelar perkara menyatakan sebaliknya. Status kasus pun ditingkatkan ke tahap penyidikan setelah penyidik bekerja keras mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak.

Sebanyak 36 saksi telah diperiksa, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan secara mendetail. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua bilah bambu, batu, pakaian milik RA dan korban, sampel darah, DNA, serta kuku palsu milik korban.

“Untuk memperkuat bukti ilmiah, kami juga melibatkan ahli pidana, kriminologi, forensik, hingga psikologi dari Universitas Mataram (Unram). RA bahkan menjalani tes poligraf dan pemeriksaan kondisi oleh dokter spesialis bedah saraf,” jelasnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik lantaran pelaku adalah orang dekat korban sendiri. Polisi masih mendalami motif dan rekonstruksi kejadian guna mengungkap fakta sebenarnya di balik tragedi berdarah di Pantai Nipah.

.