Mataram, Di penghujung bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, DPW Srikandi Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada sesama melalui kegiatan berbagi bersama lansia dan buka puasa bersama Sekolah Lansia AT-TAQWA.
Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-28 Ramadan ini dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi PP NTB, Sri Rezky. Ia menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penuh berkah, rahmat, dan ampunan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian sosial.
“Di bulan suci ini, kami mengadakan kegiatan berbagi kepada lansia, buka puasa bersama, serta undian umrah gratis. Ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan setiap Ramadan,” ujar Sri Rezky.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan pentingnya saling membantu, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa berbagi bukan semata karena memiliki kelebihan, melainkan karena pernah merasakan kesulitan.
“Sejatinya berbagi bukan karena kita mampu, tetapi karena kita pernah merasakan tidak memiliki apa-apa. Dari situlah kita belajar pentingnya saling membantu dan menjaga kepedulian,” ungkapnya.
Sri Rezky juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar, terutama kepada mereka yang kurang beruntung, seperti para lansia.
“Jangan selalu melihat ke atas, tetapi lihatlah ke bawah dan sekitar kita. Banyak yang membutuhkan perhatian dan bantuan kita,” tambahnya.
Ia menegaskan, Srikandi Pemuda Pancasila NTB akan terus menjadi garda terdepan dalam aksi sosial, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Srikandi Pemuda Pancasila NTB siap hadir untuk membantu sesama. Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Pancasila abadi,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki dan kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT. Acara buka puasa bersama tersebut turut dihadiri oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB, Eddy Sophiaan.
Dalam kesempatan itu, Eddy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan.
“Kita mungkin tidak sedarah, tetapi kita lebih dari saudara. Kebersamaan ini adalah kekuatan kita dalam menjaga persatuan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia yang menjadi bagian dari acara tersebut.
(BR)
