lpkpkntb.com – Mataram – Wacana menghapus program beasiswa yang di programkan pasa era ZulRohmi sangat zolim dan tidak populis.
Betapa tidak, program beasiswa merupakan kebutuhan yang sangat fundamental karena menyangkut SDM anak NTB khusunya yang tidak mampu tapi berprestasi.
Semestinya , untuk program beasiswa di tambah setiap tahun bukan malah di kurangi apalagi di hapus. Sama saja pemprop dan bawah PJ gubernur dan DPRD saat ini tidak berpihak pada generasi kita mereka melakukan kezoliman kepada anak anak muda NTB.
Baca Juga:
Beasiswa IGGS 2023, Bisa Kuliah Gratis di Telkom University Sampai Lulus!
Hal yang paling menyedihkan ketika beasiswa ini mereka katakan sebagai beban APBD sementara terkuat molornya pembahasan karena Anggota DPRD sedang bertahan untuk pundi pundi Pokirnya 400 Miliar tambahan.
Jangan serakahlah masak tidak pernah cukup dengan pokir dan gajinya terus kayak orang kehausan dan kelaparan dan tega mengorbankan program beasiswa yang sangat penting.
Untuk itu, kami mendesak PJ Gubernur untuk meneruskan program beasiswa tersebut karena SDM kita harus semakin mumpuni lagi masih banyak anak anak kita yang butuh bantuan pembiayaan sekolah tinggi baik dalam maupun luar negeri .
Sebaliknya kami dukung PJ untuk menolak pemrintaan tambahan pokir dewan sebesar 400 M ini karena ini tahun politik kita curiga pokir itu akan di salahgunakan sudah bukan rahasia lagi dimana mana pokir bisa saja di perjualbelikan .
Kita meminta APH juga mengatensi proses pembahasan APBD di Prov NTB karena indikasinya sudah tercium di kalangan umum jika ada permainan yang kurang baik.
M Samsul Qomar
Waka Partai Perindo NTB
