lpkpkntb.com – Setelah muncul penantang patahan yakni L Pathul Bahri yang menyatakan siap maju sebagai calon Gubernur NTB setelah sebelumnya HM Suhaili FT juga siap mencalonkan siri kembali 2024 mendatang.
Bagi Perindo ini adalah sebuah Demokrasi yang sehat. Karena putra putri terbaik NTB mempunyai hak yang sama dalam berpolitik dan berkontestasi pada pilkada mendatang.
Baca juga;
6 Manfaat Minuman Herbal Serbuk Sereh dan Kunyit Produk KKN UNU NTB Desa Sintung Lombok Tengah
Untuk hal itu, Perindo sendiri memiliki banyak stok kader dalam menghadapi Pilkada tersebut.
Untuk Gubernur misalnya kita punya Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah yang saat ini menjadi Wakil Gubernur NTB , secara dukungan Umi Rohmi masih memiliki dukungan yang sangat kuat untuk memimpin NTB.
Bukan hanya di kalangan perempuan , organisasi NWDI saja tapi di kalangan masyarakat luas kepemimpinan dan gaya memimpin beliau sangat di sukai .
Kalau perempuan memang ada ciri dan khas memimpin tentu ini alasan foundamental kenapa umi Rohmi di dorong banyak kalangan memimpin NTB.
Baca juga;
Semakin Terang Benderang Harapan Ganjar – TGB Akan Menangkan Konstestasi Pilpres 2024
Selama menjadi Wakil Gubernur peran Umi Rohmi ini terukur dan banyak di rasakan manfaatnya secara langsung terutama kalangan bawah.
Meski begitu Perindo tidak mau buru buru untuk mendeklarasikan diri soal Calon Gubernur karena saat ini periode Zul-Rohmi masih berjalan sampai 19 september mendatang.
Kita selesaikan dulu periode pertama ini dengan smooth karena tidak sedikit pasangan pemerintah daerah yang mengakihiri masa pemerintahannya dengan situasi yang tidak klop.
Perindo saat ini berkonsentrasi penuh pada pemilihan legislatif yang hanya hitungan bulan ini.
Sebagai incumbent kan kita menunggu penantang saja kan biasanya begitu, jadi kita sudah di atas ring saat ini ya siapa saja yang nantang tentu kita akan hadapi nanti.
Soal ada peluang tidak ZulRohmi jilid II tentu dalam politik tidak ada yang tidak mungkin, apalagi sampai saat ini Zul-Rohmi masih harmonis namun situasi bisa saja berubah tergantung hasil Pileg mendatang seperti apa karena mengusung calon gibernur tidak bisa sendiri.
Tidak ada partai yang bisa mengusung calonnya sendiri harus berkoalisi.
M Samsul Qomar
Waka Partai Perindo NTB

