lpkpkntb.com – Acara Penerimaan Kuliah kerja nyata (KKN) UNU NTB adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas sektoral keilmuan, yang berlangsung di Aula Desa Rembitan Lombok Tengah. Senin, (15/7).
Uniknya kegiatan KKN UNU NTB seolah mengembalikan ingatakm kita bahwa, Rembitan adalah salah satu Desa tertua di bumi Tatas Tuhu Trasna.
Desa Rembitan salah satu Desa di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Salah satu icon wisata di Desa Rembitan yakni Sade, yang dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak hingga sekarang.

Dalam kegiatan penerimaan acara serah terima Mahasiswa KKN Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyatakan, ” Saya mewakili civitas UNU NTB sangat berterima kasih kepada Bapak Kades yang telah merestui, Mahasiswa kami mengadakan Kegiatan KKN di Desa Rembitan Sehingga Mahasiswa Kami dapat melaksanakan program yang sudh di siapkan, ” imbuhnya.
Oleh karena itu, ditegaskan kepada Mahasiswa untuk tetap menjaga nama baik almamater selama kegiatan berlangsung, yang insya Allah akan dilaksanakan selama 45 hari kedepan,” sambung DPL.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim saya serahkan Mahasiswa KKN UNU NTB sebanyak 12 Mahasiswa untuk di arahkan dan dibimbing di Desa Rembitan,” tambahnya DPL.

Baca juga: Nusa Tenggara Barat Masuk 10 Daftar Termiskin, Namun Memiliki Potensi Wisata yang Eksoti
Kemudian, sambutan dari Kades Rembitan, Lalu Minaksa, ” Terima kasih khususnya kampus UNU NTB ingat dengan Desa Rembitan, ini pertama ada KKN dari UNU NTB, kemudian saya tertarik dengan Tema KKN Kampus Peradaban Bangsa, bertajuk” Membangun Ekosistem Halal Menuju Kemandirian Desa, ” jelasnya.
Di tambahkannya, Saya berharap kalian bisa berkontribusi penuh terhadap masyarakat yang ada di Desa Rembitan. Ia juga mengungkapkan lebih jauh bahwa, Desa Rembitan ini telah berumur sekitar 72 Tahun. Dan tentu memiliki sejarah panjang di Kabupaten Lombok Tengah-NTB.
” Untuk Mahasiswa KKN ketahui masyarakat kami disini bergelut dengan dunia Pariwisata. Pariwisata sendiri tidak terlepas dari beragam sektor usaha formal dan non-formal (UMKM). Karena itu harapan saya Mahasiswa dapat berkontribusi membantu dan menyelesaikan persoalan yang ada di Masyarakat Desa Rembitan, ” imbuhnya Pak Kades.
Senada dengan apa yang disampaikan Pak Kades, Ketua KKN Yusron menyampaikan, siap bekerjasama untuk berpartisipasi aktif semaksimal mungkin melalui berbagai Program yang telah dirancang untuk Masyarakat Desa Rembitan.
(Tim KKN Desa Rembitan UNU NTB).

