Prof Mahfud MD Soroti Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Hingga Bebasnya Pegi

Avatar of lpkpkntb
Prof Mahfud MD Soroti Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Hingga Bebasnya Pegi
Prof Mahfud MD Soroti Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Hingga Bebasnya Pegi. Dok. (kompas.tv).

lpkpkntb.com –  Kasus Vina Cirebon menjadi sorotan publik hingga beberapa pejabat publik ikut mencari tahu tentang informasi tragedi pembunuhan pada tahun 2016 silam.

Bahkan salah satu pigur publik dari Anggota DPR yakni, Dedi Mulyadi, atau sering di sapa kang Dedi, ikut mencari tahu tentang informasi pembunuhan kasus Vina Cirebon.

Seperti komentar para netizen seperti ini:

Mulyadi@JK:dulu saya ragu sama kang Dedi Mulyadi, tp saat ini dia rela kesana kesini untuk mencari keadila dan kebenaran hati saya JD yakin bapak bisa mimpin Jabar, 100% saya dukung kang Dedi Mulyadi.

@budiharto9747:Up terus kasus vina dn eki …kang Dedi Mulyadi …demi tegaknya keadilan d Indonesia ….❤

@Sandy melody Gmail 1:Assalamuslikum wrwb hdr bpk dedy orang baik bantu Dan kawal terus Bela keadilan . Buat orang kcil rakyat kcl semoga lancar semua urusan sampe pegi Dan yg laenya terbebaskan sht slu buat bpk dedy🤲🤲

Dilansir dari Kompas.com. Keputusan Hakim Eman Sulaeman untuk mengabulkan gugatan Praperadilan Pegi Setiawan, kini membuatnya jadi sosok yang disorot publik. Tidak terkecuali Mahfud MD.

Kasus Vina Cirebon ini menjadi perhatian dari seorang Mahfud MD. Dalam kasus ini Mahfud MD menyebut, kasus ini dinilai serampangan karena kasus ini dari 2016.

Kasus Vina Cirebon menjadi sorotan publik hingga beberapa pejabat publik ikut mencari tahu tentang
Wawancara Prof Mahfud bersama Rosi. Photo tangkapan layar Hp.

Selain itu kasus ini disoroti ada beberapa yang dilindungi atau menutupi sesuatu. Mahfud MD meyebut, kasus ini masih bersifat spekulasi.

“Tidak ada kasus sebesar atau sekecil apapun yang tidak bisa diselesaikan,” tambah Mahfud MD dalam perbincangan bersama Rosiana Silalahi (11/7/2024) lalu.

Berita sebelumnya. Masih ingat dengan kasus yang menimpa Vina dan kawannya diperkosa dan dibunuh secara keji.

Ucil alias Andika ini sebenarnya divonis hukuman mati  bersama Eko.

Namun Ucil dan Eko mengajukan bandingkan hingga divonis penjara seumur hidup.

Dalam isi dakwaan terungkap bahwa Ucil  berboncengan dengan Egi saat mengejar Eky dan Vina ke jembatan Desa Kepongpongan, Kabupaten Cirebon pada 27 Agustus 2016.

Dia tinggal di Perumahan BCA Indah 7, Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Saat membunuh Vina  dan Eky, Ucil berusia 21 tahun.

Dia juga merupakan seorang pengangguran.

Kasus Eky dan Vina di Bunuh

Sejak ditangkap dan dipenjara, rupanya Ucil masih memegang handphone.

Ucil getol menulis status di akun Facebook Evan Aldiano Unyiell.

Pada akun tersebut, tampak banyak foto Ucil bersama pembunuh Vina yang lain ketika di dalam penjara.

“selaw , , , saya tidak akan membusuk di dalam penjara..” tulisnya.

Bahkan ia mengakui bahwa sikap buruknya semakin menjadi di dalam penjara.

“Udubilah di penjara bukan nya tambah bener malah makin menggila. Slmat pgi penjaraku,” katanya.

Ucil atau Andika merasa hukuman penjara yang dijalaninya sebagai cobaan dari Tuhan.

“ya tuhan coba.an apalagi ini?? Bgiku sangatlah bgtu berat coba.an yg engkau berikan ini ,” tulisnya.

Kasus Terungkap

Dalam isi dakwaan terungkap bahwa Ucil berboncengan dengan Egi saat mengejar Eky dan Vina ke jembatan Desa Kepongpongan, Kabupaten Cirebon pada 27 Agustus 2016.

Saat Eky dan Vina terjatuh dari motor, Ucil memukulnya menggunakan bambu hingga mengenai batang leher.

Ucil dan Egi kemudian membawa Eky ke lahan kosong depan SMN 11, Jalan Perjuangan Majasem, Kampung Situngangga, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Di sana Ucil kembali memukul leher Eky memakai bambu.

Setelah itu Ucil pula lah yang menusuk dada kanan Eky menggunakan samurai panjang.

Tak habis sampai di situ saja, setelah Eky tewas, Ucil langsung memukul Vina.

Ketika Vina pingsan, Ucil bersama Andi dan Egi menggotong untuk dipindahkan ke samping jasad Eky

Ucil alias Andika ini kemudian ikut memperkosa Vina bersama Eko, Dani, Hadi, Sudirman, Supriyanto, Eka dan Jaya.

Bahkan setelah itu Ucil langsung menyabet kepala belakang Vina  menggunakan samurai.

Dia juga merupakan seorang pengangguran.

Sejak ditangkap dan dipenjara, rupanya Ucil masih memegang handphone.

Ucil getol menulis status di akun Facebook Evan Aldiano Unyiell.

Pada akun tersebut, tampak banyak foto Ucil  bersama pembunuh Vina yang lain ketika di dalam penjara.

“selaw , , , saya tidak akan membusuk di dalam penjara..” tulisnya.

Bahkan ia mengakui bahwa sikap buruknya semakin menjadi di dalam penjara.

“Udubilah di penjara bukan nya tambah bener malah makin menggila. Slmat pgi penjaraku,” katanya.

(*)