Pendaftaran CPNS–PPPK 2025
Jakarta – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025 dipastikan akan menjadi salah satu agenda besar pemerintah yang paling dinantikan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, mengumumkan bahwa pendaftaran CPNS 2025 akan dibuka setelah seluruh proses seleksi CPNS 2024 selesai.
Baca Juga:Tips Psikotes CPNS 2025: Pola Soal dan Cara Menjawab Pasti Benar
Berdasarkan perkiraan, pendaftaran akan dimulai pada Agustus – September 2025, setelah pemerintah menyelesaikan tahapan akhir rekrutmen CPNS 2024 yang dijadwalkan selesai pada Juni 2025.
Perkiraan Jadwal CPNS 2025
-
Pengumuman Formasi: Agustus 2025
-
Pendaftaran Online: September 2025
-
Seleksi Administrasi: September 2025
-
Seleksi SKD (Tes CAT): Oktober – November 2025
-
Seleksi SKB: Desember 2025 – Januari 2026
-
Pengumuman Kelulusan: Awal 2026
(Jadwal resmi akan diumumkan BKN setelah proses CPNS 2024 selesai.)
Syarat Pelamar CPNS 2025
-
Warga Negara Indonesia (WNI).
-
Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun (formasi tertentu seperti dosen, dokter spesialis, dan peneliti utama dapat sampai 40 tahun).
-
Tidak pernah dipidana penjara lebih dari 2 tahun.
-
Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari PNS, TNI/Polri, atau pegawai swasta.
-
Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
-
Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi.
-
Sehat jasmani dan rohani.
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Formasi yang Dilamar
Seleksi CPNS 2025 diperkirakan akan melibatkan 300.000 – 400.000 formasi jabatan yang tersebar di instansi pusat dan daerah, dengan fokus pada:
-
Tenaga Pendidikan: Guru, dosen, instruktur pelatihan.
-
Tenaga Kesehatan: Dokter, perawat, bidan, tenaga laboratorium, apoteker.
-
Tenaga Teknis: Analis kebijakan, auditor, pranata komputer, perencana pembangunan.
-
Tenaga Administrasi: Arsiparis, pranata humas, petugas pelayanan publik.
Rini Widyantini menyebutkan, jumlah final dan rincian formasi masih menunggu hasil pemetaan kebutuhan pegawai dari seluruh kementerian dan pemerintah daerah.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menyiapkan dokumen sejak dini agar tidak terburu-buru saat pendaftaran dibuka, serta rajin memantau pengumuman resmi dari BKN dan MenPAN-RB.
Link resmi BKN (https://sscasn.bkn.go.id)
