lpkpkntb.com – Puasa dikenal luas sebagai praktik yang memberikan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari membantu mengontrol berat badan hingga meningkatkan sensitivitas insulin. Namun para ahli kesehatan mengingatkan, manfaat tersebut bisa berkurang bahkan terganggu apabila pola berbuka puasa tidak dilakukan dengan bijak.
Baca:Hukum Sikat Gigi di Siang Hari Ramadhan dan Hukum Berjudi Saat Puasa, Berikut 7 Penjelasan Fiqihnya
Salah satu risiko yang kerap terjadi adalah lonjakan gula darah secara tiba-tiba atau yang dikenal sebagai glucose spike.
1️⃣ Apa Itu Glucose Spike?
Glucose spike adalah lonjakan gula darah yang terjadi secara cepat dan tinggi dalam waktu singkat setelah makan.
Biasanya terjadi ketika:
- Perut kosong dalam waktu lama
- Lalu langsung diberi gula atau karbohidrat sederhana dalam jumlah besar
3 Cara Menurunkan Gula Darah di Pagi Hari Tanpa Obat, Penderita Diabetes Bisa Jajal
Tubuh yang seharian stabil, tiba-tiba “kaget”.
2️⃣ Mengapa Terjadi Saat Berbuka?
Saat puasa:
- Insulin rendah
- Lambung kosong
- Tubuh berada dalam kondisi adaptif
Namun ketika berbuka dengan:
- Teh manis pekat
- Sirup manis
- Kolak tinggi gula
- Gorengan dan nasi putih dalam jumlah besar
Maka yang terjadi:
- Gula darah melonjak drastis
- Tubuh memproduksi insulin besar-besaran
- Jika berulang, metabolisme tubuh bisa terganggu
Jangan Sepelekan! 8 Manfaat Gerakan Olahraga Sebelum Tidur, Salah Satunya Menstabilkan Gula Darah
3️⃣ Pola yang Sering Terjadi
Beberapa kebiasaan yang memicu lonjakan gula darah:
- “Balas dendam” makan
- Minuman manis sebagai pembuka utama
- Karbohidrat sederhana berlebihan
- Kurang serat dan protein
- Makan terlalu cepat
Puasa sehat bisa berubah menjadi “latihan naik-turun gula darah” bila pola ini terus berulang.
4️⃣ Dampak Glucose Spike Jika Terjadi Berulang
- Resistensi insulin meningkat
- Lemak perut bertambah
- Mudah mengantuk setelah berbuka
- Peradangan meningkat
- Risiko diabetes dan hipertensi naik
- Energi tidak stabil
Peluang Langka! BPJS Kesehatan Buka Pendaftaran PATT 2026, Daftar Sebelum Terlambat
Ironisnya, banyak orang merasa lemas setelah berbuka — bukan karena puasanya, tetapi karena lonjakan gula darah.
5️⃣ Cara Mengendalikan Glucose Spike
- Awali berbuka dengan air putih
- Konsumsi 1–2 butir kurma saja
- Tambahkan protein dan serat sebelum karbohidrat utama
- Makan bertahap, jangan langsung porsi besar
- Kurangi minuman dengan gula cair
- Kunyah perlahan dan makan dengan sadar
*Penuhi Standar Kesehatan MBG, Bupati Andi Rahim Minta Dapur SPPG Miliki Sertifikat SLHS*
Urutan Ideal Berbuka:
1. Air → 2. Kurma → 3. Sup/Sayur → 4. Protein → 5. Karbohidrat secukupnya
Prinsipnya:
Naik perlahan, bukan melonjak tajam.
6️⃣ Puasa Tetap Sehat, Bugar, dan Aman
Puasa bukan sekadar menahan makan, tetapi tentang mengatur respons tubuh.
Jika berbuka dilakukan dengan bijak:
- Gula darah lebih stabil
- Energi tahan lama
- Berat badan lebih terkontrol
- Ibadah lebih fokus
Sehat bukan hasil instan, melainkan hasil dari pengaturan hidup yang disiplin.
