Akan Terjawab Calon Kuat Gubernur NTB 2024, Masyarakat Menginginkan!

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Lahirnya Poros Tengah (Lombok Tengah – Bima) yang diinisiasi oleh Dian Sandi Utama atau yang akrab disapa DSU sejak beberapa hari yang lalu menghebohkan publik lantaran lahirnya poros tersebut berdasarkan hasil dari berbagai analisis data yang dipelajari selama ini, bahkan disebut melibatkan para tokoh politik senior di Nusa Tenggara Barat dan Poros tersebut diyakini akan menjadi penantang terkuat apabila Zul-Rohmi tetap bersatu pada Pemilihan Gubernur yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang.

Nama-nama yang disebut oleh DSU sebagai penantang tersebut merupakan para politisi kawakan yang berasal dari Lombok Tengah, diantaranya; Suhaili FT, Lalu Pathul Bahri, Iqbal Dubes, Pj. Gub L. Gita Aryadi dan DPR RI terpilih Lalu Hardian Irfani sedangkan untuk posisi wakil yang diambil dari nama populer yang berasal dari Bima yakni; Mori Hanafi dan Indah Damayanti Putri.

Baca Ini:

Jejak Hakim MK Tegur Kuasa Hukum yang Puja-puji Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Halaman all

“Itu nama bukan dari saya tapi nama-nama itu adalah nama yang dipanggil oleh masyarakat, people-calling”.

Untuk diketahui, nama-nama Calon Gubernur yang disampaikan oleh DSU tersebut saat ini merupakan tokoh-tokoh yang beberapa diantaranya masih menjabat. L. Pathul Bahri adalah Bupati Lombok Tengah, Iqbal Dubes saat ini adalah Humas Kemenlu pasca menjabat Dubes Turki, L. Gita Aryadi adalah Sekda NTB yang sedang menjabat Pj. Gubernur dan L. Hardian Irfani adalah DPRD Provinsi yang pada Pileg kemarin terpilih sebagai DPR RI sedangkan untuk posisi wakil seperti Mori Hanafi adalah mantan Calon Wakil Gubernur 2018 yang terpilih menjadi DPR RI pada Pileg kemarin dari Dapil NTB 1 dan Indah Damayanti Putri adalah Bupati Bima aktif sampai hari ini.

“Nama mereka semua ini tidak jauh dari telinga masyarakat karena mereka adalah pejabat publik dan sangat populer. Minggu depan kami akan rilis secara resmi untuk teman-teman wartawan setelah kami selesaikan pertemuan dengan beliau-beliau semuanya karena langkah kami harus terukur”.

(Sa/ya).