Alumni Pesantren Diharap Bisa Menjadi Pemimpin di Masa Depan

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250525 WA0026

Bupati Luwu Utara Tekankan Peran Alumni Pesantren

Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan bahwa para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mujahidin Darud Dakwah wal Irsyad (DDI) Masamba tidak hanya berpotensi menjadi ustaz atau pendakwah, tetapi juga calon pemimpin di masa depan.

Baca:ALHAMDULILLAH JADWAL CPNS Kominfo 2025 Resmi Dibuka! SMA Bisa Daftar

Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Penamatan Santri Ponpes Al-Mujahidin DDI Masamba, Sabtu (24/5/2025), di pelataran ponpes.

“Anak-anakku yang dinyatakan telah lulus, jangan hanya bisa menjadi ustaz atau guru mengaji saja, tetapi juga harus bisa mengabdi di tempat lain. Bahkan harus bisa menjadi pemimpin di masa-masa yang akan datang,” ujar Andi Rahim.

Ia menambahkan bahwa alumni pesantren memiliki potensi di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, dan pendidikan. Pesantren berperan melatih santri memiliki kemampuan memimpin dan bertanggung jawab.

Baca juga:IPDN 2025 Resmi Buka Pendaftaran! Simak Link, Jadwal, dan Syaratnya di Sini

Harapan Bupati: Alumni Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Andi Rahim mengajak para santri untuk mempersiapkan diri dan mengembangkan potensi agar dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah.

  • Pesantren sudah banyak melahirkan pemimpin besar

  • Santri harus siap memikul tanggung jawab di masa depan

  • Perlu memupuk kemampuan dan bakat sejak dini

“Ternyata saat ini, tanpa kita sadari, bahwa sudah banyak pesantren kita menghasilkan para pemimpin besar,” tambahnya.

Ketua Yayasan Ponpes Al-Mujahidin Ungkap Prestasi Santri

Ketua Yayasan Al Mujahidin Ponpes Al-Mujahidin DDI Masamba, Achmad Syafe’i, S.T., menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan tamu undangan yang hadir.

Beberapa poin penting yang disampaikan Syafe’i:

  • Total 68 santri berhasil menamatkan pendidikannya

    • 37 siswa Madrasah Aliyah (MA)

    • 31 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs)

  • Beberapa siswa lulus di universitas terkemuka tanpa tes

  • Ponpes membuka program tahfidz dan kitab kuning

  • Mendapat bantuan mini market untuk memudahkan aktivitas siswa

“Kami berharap para orang tua tetap mempercayakan kami untuk mendidik anak-anak mereka,” ucap Syafe’i.

Pentingnya Lingkungan Kondusif untuk Siswa

H. Abdul Khalik Siaman, S.Ag., M.Pd., mewakili Kepala Kantor Kemenag Luwu Utara, memberikan pesan penting terkait pendidikan lanjutan dan lingkungan belajar.

  • Mengajak siswa untuk melanjutkan pendidikan di madrasah yang kondusif

  • Menekankan pengaruh lingkungan yang positif terhadap perkembangan siswa

  • Mengimbau memilih lingkungan sekolah yang sehat dan baik

“Saya minta kepada anak-anakku untuk mencari lingkungan yang positif dan kondusif. Pilihlah lingkungan yang baik dan sehat,” pungkasnya.

Kesimpulan:
Pesantren Al-Mujahidin DDI Masamba tidak hanya mencetak ustaz dan guru mengaji, tetapi juga calon pemimpin masa depan yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat peran pesantren sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan.

(Erwin)