lpkpkntb.com. Dengan ada nya pemberitaan tentang kenaikan anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) Dewan Perwakilan wilayah Kota Mataram untuk APBD 2023, sangatlah fantastis apalagi per anggota Dewan telah di setujui Rp 3 miliar masing – masing Anggota yang jumlah nya 40 anggota beserta pimpinan.

Hal ini membuat salah satu Wakil Ketua Partai Berkarya Kota Mataram, Hasbi, M.Or, mengatakan, ” Menurutnya, pokir anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota Dewan untuk diperjuangkan di pembahasan RAPBD, namun sudah di setujui sesuai dengan berita dari Suara NTB kemarin, ” jelasnya.
Akan tetapi perlu juga di ketahui bahwa, dalam pelaksanaannya dana pokir anggota DPRD ini terbilang rawan penyalahgunaan, jangan sampai nanti, dana pokir ini diibaratkan “bagi-bagi kue” antara eksekutif maupun legislatif, sementara kondisi keungan Kota Mataram kata salah satu pengamat Nando, ” Belum stabil bang”.

Oleh karena itu, anggaran yang setiap tahun “lenggang kangkung” ini jumlahnya cukup besar .
Tak heran jika dalam realisasinya kerap menjadi rebutan, akan tetapi dengan ada nya kenaikan anggaran pokir tersebut semoga dewan-dewan kita yang terhormat ini, dapat melaksanakan amanah nya sesuai dengan undang -undang yang berlaku, terlebih Kota Mataram penanganan banjir, sampah belum sepenuh nya bisa di atasi pemerintah itu sendiri, belum lagi bidang peningkatan SDM Kota Mataram maupun di bidang Kesehatan ” tutupnya Hasbi.
[syrn].
