Detik-detik Selfie Berujung Maut di Pantai Semeti, Satu Wisatawan Tewas Terseret Ombak

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2026 08 02 19 31 33 32 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2

Lombok Tengah – Liburan empat wisatawan di Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (2/8/2026), berubah menjadi tragedi. Seorang wisatawan bernama Sabila, warga Sekotong, Lombok Barat, meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing dan terseret ombak saat berswafoto (selfie).

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, mengatakan insiden bermula sekitar pukul 12.00 WITA ketika empat wisatawan mengunjungi Pantai Semeti. Selain Sabila, rombongan terdiri dari Anisa asal Karang Bakan, Kuripan, serta Dimas dan Fedi asal Pancor Tempos.

“Pada saat selfie, korban Sabila terjatuh dari tebing dan terseret ombak. Ketiga rekannya berusaha meraih dan menolong korban, namun tidak berhasil,” ujar Gde Eka.

Melihat kejadian tersebut, ketiga rekannya segera meminta bantuan warga dan nelayan setempat. Informasi kemudian diteruskan kepada Tim SAR Mandalika yang langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur SAR gabungan.

Korban akhirnya ditemukan oleh nelayan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dievakuasi ke Klinik Selong Medical Service. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, Sabila dinyatakan meninggal dunia. Sementara tiga rekannya dilaporkan mengalami luka-luka.

Gde Eka mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di lokasi dengan tebing dan ombak besar seperti Pantai Semeti.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area yang berbahaya hanya untuk berfoto. Keselamatan harus menjadi prioritas saat berwisata,” katanya.

Pantai Semeti dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Lombok karena keindahan tebing karang dan panorama Samudra Hindia. Namun, kawasan ini juga memiliki ombak yang kuat dan tebing curam sehingga wisatawan diminta selalu mematuhi aspek keselamatan saat berkunjung.