MELAHIRKAN di USIA 5 TAHUN, INILAH Ibu TERMUDA DUNIA, Mau Tau Kisahnya?

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Tahukah kamu siapa Ibu termuda di dunia ini?

Tercatat dalam sejarah Seorang perempuan asal Peru, sebut saja Lina Medina, menjadi orang termuda yang melahirkan bayi.

Ia menjalani operasi caesar di usianya yang menginjak 5 tahun, 7 bulan dan 21 hari. Kisah bermula ketika Lina yang tinggal di Ticrapo, Peru pada April 1939 dibawa ke Rumah Sakit Pisco oleh orangtuanya.

Catatan sejarah yang satu ini tentunya terdengar aneh dan tidak masuk akal, namun dikutip dari laman informasi Allthatinteresting, pada awal musim semi di tahun 1939, orang tua Lina kerap memperhatikan bahwa perut putri mereka yang masih berusia lima tahun itu semakin membesar setiap harinya.

Awalnya, orang tua Lina mengira jika putri mereka memiliki tumor perut yang membesar dan khawatir bahwa pembengkakan di perut tubuh putri mereka adalah tumor.

Alhasil orang tua Lina yakni Tiburelo Medina dan Victoria Lose membawa putri kecil mereka dari rumah keluarga di Ticrapo untuk memeriksa kondisi perut Lina ke dokter.

Setelah diperiksa, hal mengejutkan ditemukan oleh dokter yang mengatakan bahwa putri mereka, Lina Medina sedang dalam kondisi hamil tujuh bulan.

Kelahiran bayi laki-laki dari kandungan Lina, membuatnya yang masih berusia 5 tahun 7 bulan dan 21 hari itu menjadi ibu termuda di dunia.

Sampai hari ini, Lina tidak pernah memberitahukan pihak berwenang soal siapa ayah dari anak yang dilahirkannya bahkan keluarganya pun menghindari publisitas dan kesempatan untuk wawancara.

Bahkan ayah Lina sempat ditangkap karena dicurigai telah melakukan pemerkosaan meski akhirnya dibebaskan karena kurangnya bukti, apalagi sang ayah dengan keras menyangkal bahwa dirinya pernah memperkosa putrinya itu.

Belum diketahui apakah Lina Medina masih hidup atau tidak, namun jika ibu termuda di dunia itu masih hidup, maka saat ini Lina akan berusia akhir 80-an.

Namun, Menjelang perayaan hari Ibu nasional yang kerap kali diperingati di Indonesia setiap tanggal 22 Desember. Hari Ibu yang ditetapkan dalam Kongres Perempuan Indonesia yang ketiga.

Kongres Perempuan Indonesia III dilaksanakan di Bandung pada 23 sampai 28 Juli 1938 dan dipimpin oleh Ny Emma Puradireja.

Dalam Kongres Perempuan Indonesia, para tokoh perempuan Indonesia seperti Ny Emma Puradireja dan Ny Maria Ulfah memiliki peran penting dalam kehidupan berorganisasi yang memperjuangkan hak perempuan.

Para tokoh perempuan Indonesia tersebut ikut berperan penting dalam Kongres Perempuan Indonesia yang ke-3, di mana dalam kongres tersebut disetujui RUU tentang perkawinan modern sehingga disepakati bahwa setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu.

Saat itu, para tokoh perempuan Indonesia menjadi salah satu tonggak terbentuknya persatuan perempuan.

Namun dibalik perayaan yang selalu diperingati sebagai Hari Ibu Nasional di Tanah Air. **