MATARAM – Suasana pengundian nomor urut calon Rektor Universitas Mataram (Unram) periode 2026–2030 mendadak menghangat. Dari proses yang berlangsung Senin siang, Prof Sukardi keluar dengan nomor urut 1, sebuah angka yang langsung memantik spekulasi publik sebagai sinyal kuat menuju kursi rektor.
Baca Juga:Peta Kekuatan Pilrek Unram Mengarah ke Dua Tokoh Besar, Siapa Unggul?
Namun, alih-alih larut dalam euforia, akademisi yang dikenal bersahaja itu justru merespons dengan sikap rendah hati.
“Anggap saja sebagai doa. Ini seremonial empat tahunan. Yang menentukan tetap rekam jejak dan rasionalitas senat,” ujar Prof Sukardi dengan tenang.
Respons kalem itu sekaligus menepis anggapan bahwa nomor urut adalah jaminan dukungan mayoritas. Meski banyak pihak menyebut angka 1 sebagai pertanda positif, Prof Sukardi memilih tetap berada pada posisi proporsional dan tidak jumawa.
Baca:Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto Dorong Perguruan Tinggi Berdampak: UNU NTB Jadi Simbol Kolaborasi Inovasi Dengan Industri
Di tengah menguatnya keyakinan publik akademik bahwa dirinya merupakan kandidat unggulan, Prof Sukardi menegaskan bahwa pemilihan rektor bukan kompetisi gengsi.
“Semua calon punya kapasitas. Kita ingin prosesnya objektif dan menjaga marwah akademik,” tegasnya.
Ia menambahkan, senat akan menilai berdasarkan kapasitas, kinerja, dan visi membangun Unram, bukan sekadar simbol nomor urut.
Senat Akan Menyaring Secara Rasional
Sekretaris Senat Unram yang juga Pengarah Panitia Pemilihan Rektor, Dr Muhaimin, S.H., M.Hum., memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Dari enam pendaftar, lima dinyatakan memenuhi syarat. Satu calon gugur karena masih menjalani hukuman disiplin tingkat sedang.
Tahapan berikutnya meliputi:
-
2–10 Desember 2025: Sosialisasi bakal calon
-
11 Desember 2025: Penyampaian visi, misi, dan program kerja
-
18 Desember 2025: Penyaringan tahap pertama → disaring menjadi tiga calon
-
21–24 Desember 2025: Pengiriman tiga nama ke Menteri
-
29 Desember 2025: Pengundian ulang nomor urut tiga calon (rapat tertutup)
-
2–9 Januari 2026: Pemilihan tahap kedua bersama Menteri
-
Menteri: 35% suara
-
Senat (59 orang): 65% suara
-
-
12–14 Januari 2026: Pengiriman hasil akhir ke Menteri
-
7 Maret 2026: Jadwal pelantikan rektor terpilih
Muhaimin memastikan proses berjalan bersih dan profesional.
“Semua lancar, tidak ada masalah serius. Senat akan memilih secara objektif dan rasional,” jelasnya.
Tanpa Sorotan Berlebihan, Prof Sukardi Tetap Jadi Magnet Publik
Meski berulang kali menepis predikat calon terkuat, profil humble dan rekam jejak solid membuat nama Prof Sukardi semakin mencuri perhatian. Sikapnya yang tenang, ramah, dan menghindari klaim berlebihan justru memperkuat narasi bahwa ia adalah figur yang paling siap membawa Unram menuju transformasi berkelanjutan.
Dengan suasana kontestasi yang makin menghangat, publik akademik kini menunggu:
Akankah nomor urut 1 benar-benar menjadi pertanda jalan mulus Prof Sukardi menuju kursi Rektor Unram?
Waktu yang akan menjawab.
