Zul-Sukiman Kata Sekwil DPW Nasdem NTB Perubahan Pasangan Bapaslon Masih Mungkin Terjadi

Avatar of lpkpkntb
Partai NasDem.svg
(Photo. Partai NasDem.svg).

lpkpkntb.com – Kontestasi Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024 bakal berlangsung seru.

Empat pasangan calon (Paslon) bakal saling adu kuat elektabilitas dalam Pilgub NTB.

Kemudian, nambah seru para timses masih jejaki potensi yang dapat menaruh simpatisan terhadap paslon.

Baca: Dua Pengamat Politik Silang Pendapat, Bahas Isu Adanya Bakal Calon Pada Pilkada NTB Terindikasi Pidana

Oleh karena itu, sejumlah nama dan wajah baru maupun lama siap meramaikan pesta demokrasi di NTB 2024.

Kemudian, ini menjadi atensi di NTB, bahkan akan menjadi barometer Nasional, alasannya NTB dikenal dengan Propinsi memiliki Bandara Internasional Lombok (BIL), Selain itu ada Sirkuit Mandalika MotoGP balapan kelas Dunia.

Selain itu juga, alat peraga sudah mulai memadati ruas-ruas jalan sepanjang NTB.

Dikutip laman Radarmandalika.id Sekwil DPW Nasdem NTB, Wahidjan mengatakan perubahan pasangan pada Bapaslon masih mungkin bisa terjadi termasuk menjadi Zul – Sukiman.

Baca: Tanggapan Jubir Rohmi-Firin Terhadap Rekom Pasangan Calon di Pilkada NTB

“Kemungkinan itu pasti ada jika kontradiksi didalam Abang Abah (Zul-Uhel) ini pecah,” ungkap Wahidjan tadi malam di Mataram.

Wahidjan membenarkan rekomendasi Nasdem baru hanya untuk Bacagub NTB, Zulkieflimansyah. Katanya Bang Zul saat itu mendaftar sendiri tanpa berpasangan. Atas hal itu DPP tidak bisa menerbitkan rekom untuk wakil.

Baca: Hasil Survei Meroket Pesat Elektabilitas Pasangan Bakal Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB)

“Rekom itu untuk calon gubernur dan calon bupati. Kalaupun berpasangan rekom yang diberikan itu karena pendaftaran dulu bersama wakilnya,” jelasnya.

Sukiman sendiri mendaftar untuk posisi Bacawagub NTB di Nasdem. Namun Sukiman belum mendapatkan rekom Nasdem. Menurut Wahidjan jika Sukiman ingin mendapatkan rekom DPP Nasdem maka harus menyampaikan Bacagub nya.

“Benar Sukiman pendaftaran sebagai Wakil gubernur. Jadi kalau pak Sukiman mau dapat rekom DPP harus di sertai Calon gubernur nya,” ungkapnya.

Wahidjan tidak menampik sosok Sukiman dimata Nasdem. Katanya Sukiman figur yang bagus dan penuh karismatik serta teruji juga dalam sejarah kepemimpinannya di Lombok Timur. Jika Sukiman bisa mendapatkan rekomendasi Nasdem maka tidak menutup kemungkinan berpeluang besar sebagai kader.

“Sangat tergantung Pak Sukiman dan DPP,” katanya.

Namun demikian pihaknya tidak bisa mendahului apa yang menjadi keputusan DPP. Pihaknya tetap patuh pada perintah partai ke siapa rekom pasangan nantinya akan keluar. Termasuk peluang rekom Sukiman sebagai Bacawagub NTB.

“Semuanya tergantung DPP,” katanya.

Nasdem sendiri melihat jika Pilgub NTB terjadi head to head maka kontestasinya akan semakin seru.

“Kalau kacamata saya musim pilkada NTB saat ini adalah yang paling kompetitif. Apalagi kalau di hadap hadapkan (head to head ) wah seru,” pungkasnya.

Sementara bila mengacu pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, telah menetapkan jumlah daftar pemilih (DPT) yakni; sebanyak 3.918.291 Pemilih NTB.

Dengan angka tersebut tersebar di 16.243 tempat pemungutan suara (TPS) di NTB.