REKTOR BERI DUKUNGAN PENUH PEMBUATAN KERIPIK ARES KKN DESA GONTORAN LOMBOK BARAT

Avatar of lpkpkntb
IMG 20240625 WA0075

lpkpkntb.com – Mataram. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bertempat di Desa Gontoran Lingsar Lombok Barat. Selasa (15/8).

Sejumlah Mahasiswa tergabung 10 Program studi, terlibat aktif ikut memberikan penjelasan yang berlangsung di ruang Rektor, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat.

Baca juga:

Pastikan Pelaksanaan UTBK Gelombang II UNU NTB Panitia PMB Lakukan Ini

Kami KKN dari Gontoran ingin mempromosikan Hasil Produk Kami yaitu Keripik Ares dari Kedebong Pisang. ” Ucapan terima kasih atas dukungan Ibu Rektor, Ketua Panitia KKN, LP2M dan civitas akademika UNU NTB.

Adapun Nama Mahasiswa KKN Desa Gontoran Lingsar Lombok Barat diantaranya:

Habibul Musta’al, Lalu Khairul Azhar, Lalu Aji Nurrizki, Junardi Apandi, Atika Wulandari, Munira Aulya, Olivia Aditya, Nurul Aini Haida dan Mahyuni) kita di sana melakukan kolaborasi bersama ibu ibu PKK dan ibu KWT Di desa Gontoran.

Setelah kita lakukan pelatihan kita langsung membuat dan mempromosikan ke masyarakat terlebih lagi kita buat stand kecil kecilan di wilayah turnamen sepak bola 17 Agustusan di Desa Gontoran,” tandas Ketua KKN Abdul Hafiz.

Baca juga:

Salah Satu Calon Mahasiswa Baru Sudah Melirik UNU NTB Semenjak Masih di MTs

Kata Dia, ” Ini adalah salah satu tehnik kita untuk bisa membantu pemasukan kas di kelompok kami sekalian kita mencoba belajar untuk berwirausaha walaupun kecil kecilan begitupun arahan dari Dosen pembimbing lapangan kita bapak (Hasbi, M.Pd, M.Or). Ucap ketua KKN  Abdul Hafidz pada pertemuan dengan ketua panitia kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama NTB”.

Pada pertemuan silaturrahmi yang berlangsung penuh khidmat. Ibu Rektor UNU NTB menyampaikan, ” Kalian yang dapat lokasi KKN yang berada di wilayah Desa Gontoran harus bisa membawa produk ini sehingga bisa di pasarkan ke mall center, tentu dengan cara kalian harus memberikan sertifikat halal pada produk keripik Ares ini, Kalian juga harus bisa memberikan komposisi yang jelas sehingga bisa menetapkan kadar rasa sehingga bisa di buat oleh semua orang dengan rasa yang sama, ” harap Dr. Baiq Mulianah. M.Pd.I.

Kemudian dalam kesempatan tersebut Rektor UNU NTB memberikan arahan, ” Tentu itu menjadi peluang yang besar bagi kalian walaupun kalian sudah selesai berkegiatan KKN tentu sangat bisa untuk di kembangkan lebih baik lagi”.

Baca juga;

Kisi-kisi Soal TWK, TIU dan TKP Tes CPNS 2023, Lengkap Dengan Kunci Jawabannya

Selanjutnya, Rektor UNU NTB mengatakan, bahwa KKN merupakan wadah bagi mahasiswa menerapkan ilmunnya kepada masyarakat agar bermanfaat. Dia berharap berwirausaha itu bisa tumbuh bersama masyarakat khususnya di Desa Gontoran.

” KKN jadi puncak perguruan tinggi mendidik dan meneliti agar mahasiswa bisa mengabdi kepada masyarakat. Artinya, mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sesuai bidang ilmu masing-masing,” tandas Dr. Baiq Mulianah, M.Pd.I.

Sementara, Ketua Panitia KKN Angkatan VI Ibu Mukminah, M.Pd mengatakan, ” Sebagai mahasiswa KKN harus pintar mengelola uang apalagi kalian sekarang sudah bisa membuat produk menggunakan pelapah pisang yang lumayan banyak kalian jumpai di Desa kalian masing masing, ” Kata Mukminah.

Baca juga;

LATIHAN RUTIN PENCAK SILAT RAYON UNU NTB WUJUDKAN BUDI LUHUR

” Terlebih bagi bendahara kelompok kalian harus bisa mengatur keuangan sehingga kalian bisa membeli semua kebutuhan yang kalian butuhkan di posko”harap Mukminah.

 

Melalui Whatsapp Ketua Panitia KKN juga mengigatkan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), ” Untuk Pak DPL bagus UMKM Gontoran silahkan di arahkan lebih inten Mahasiswanya sehingga Produk yang dihasilkan dapat dikembangkan lebih luas dan juga ada keberlanjutannya sebagai peningkatan strategi pengembangan berbasis ekonomi, dan bisa dirasakan dampak positifnya oleh Masyarakat ” Tandas Mukminah.

Baca juga:

Kisah Inspirasi Wanita Muda Septi Asal Lombok Omset Ratusan Juta

Cara Membuat Keripik Gedebog Pisang/Ares

Para Pembaca pastikan cita rasa nya dijamin ketagihan, renyah dan pastinya enak, yuk praktikkan Resep dan cara membuat keripik gedebong pisang/ares buatan Mahasiswa KKN UNU NTB Angkatan VI. Resep yang dibutuhkan sebagai berikut:

Bahan-bahan
  • 1 pelepah pisang kapok (kurang lebih 1 meter, iris tipis-tipis)
  • 4 sendok centong nasi tepung beras (secukupnya)
  • telur 4 biji (secukupnya)
  • Tepung beras 1 kg
  • Tepung kanji setengah 1 kg
  • Merica 2 bungkus (secukupnya)
  • Penyedap rasa Masako 2 biji ( secukupnya)
  • Bawang putih Sembalun 1/4
  • Minyak goreng 2 kg
  • 1/2 sdt garam (secukupnya)
  • 1/2 ketumbar bubuk
  • 3 sdm kapur sirih, larutkan dengan air.
Kemudian, Langkah-langkah
  1. Rendam gedebok pisang dengan air yang dicampur kapur sirih. Tiriskan.
  2. Campurkan semua bahan tepung. Balur gedebok pisang dengan tepung.
  3. Goreng gedebok pisang hingga matang.

Catatan!

Ketika selesai digoreng kemudian ditiriskan sekitar beberapa menit. Sebelum proses pengemasan jangan isi pas waktu panas.Hal ini untuk menghindari terjdinya penjamuran.

Itulah sekilas cara membuat keripik gedebog pisang/ares untuk jadi camilan di rumah. Yuk, praktikkan resepnya dan rasakan kelezatannya awas ketagihan lho!!.

Banyak yang Tidak Tahu! Manfaat Akar Pohon Kelapa, MAAG LAMBUNG LANGSUNG RONTOK! Berikut Video Cara Meramunya!

Batang Pisang selain dijadikan makanan ringan, ternyata dapat dimanfaatkan menjadi obat herbal

Manfaat untuk kesehatan

Tingginya harga jual tersebut karena pohon pisang diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari Tempo.co, gedebog pisang sendiri dalam dunia kesehatan berguna sebagai antioksidan dan antidiabetes.

Baca juga:

KODE HAM NTB Menyoroti Dikbud NTB Diduga Rekrutmen Konsultan DAK Fisik Secara tertutup!

Berikut beberapa manfaat gedebog pisang untuk kesehatan:

1. Kaya serat dan mencegah batu ginjal

Pati dalam gedebog pisang menyerupai pati tepung sagu dan tepung tapioka. Kandungan gizi yang cukup tinggi memungkinkan gedebog pisang untuk dijadikan sebagai alternatif bahan pangan dan diolah menjadi tepung yang kaya karbohidrat.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang berjudul ” Mbogsang – Inovasi Mie Gedebog Pisang Kaya Serat dan Pencegah Batu Ginjal” , gedebog pisang bahkan dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan mie yang mereka beri nama Mibogsang.

Baca juga:

Jadwal CPNS 2023 Telah Dirilis dan PDF Tersedia untuk Diunduh

2. Membantu penyembuhan luka bakar

Penelitian yang dilakukan oleh Gusti Agung Putu Yogi Veda Ananta, mahasiswa Universitas Malahayat, yang berjudul ” Potensi Batang Pisang (Musa Pardisiaca L.) dalam Penyembuhan Luka Bakar”. menemukan bahwa ekstrak batang pisang mengandung tanin, saponin, dan flavonoid yang masing-masing memiliki peran tersendiri dalam proses penyembuhan luka.

Baca juga:

Aipda I Gede Bagi Al-Quran dan Wakafkan Diri Untuk Warga Desa Gontoran Lingsar Lombok Barat

Senyawa Saponin memiliki aktivitas antiseptik yang membantu penyembuhan luka. Flavonoid dari golongan flavonol, flavon, dan isoflavon memiliki aktivitas antiinflamasi. Sedangkan Tanin merupakan senyawa polifenol dari golongan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dan juga anti inflamasi.

3. Menjadi Adsorben terhadap Mangan dalam Air

Mangan adalah logam yang umum yang dapat ditemukan di alam. Namun pada konsentrasi tinggi dapat memberikan noda coklat kemerahan pada peralatan juga memberikan rasa pahit atau rasa logam pada air minum. Batang pisang, dalam kasus ini, dapat dijadikan sebagai adsorben untuk menyerap logam mangan dalam air.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Poltekkes Bandung Indah Andrini berjudul “Pemanfaatan Batang Pisang sebagai Adsorben Terhadap Mangan dalam Air” menunjukkan konsentrasi adsorben 0,5 persen pada waktu kontak 30, 60, 90, dan 120 menit secara berturut-turut menurunkan kadar logam mangan sebesar 2,1703; 2,5923; 3,1207; dan 3,5201 mg/L.

4. Menurunkan berat badan

Jus batang pohon pisang yang mengandung serat juga memperlambat pelepasan gula dan lemak dalam sel-sel tubuh manusia.

Hasilnya, batang pohon pisang ini mampu meningkatkan metabolisme tubuh.Kandungan kalorinya juga tidak akan membuat berat badan naik drasti.

5. Mengobati infeksi

Batang tanaman pisang sangat kaya akan kalium dan vitamin. Kandungan inilah yang membuat batang tanaman ini mampu mengobati infeksi.

6. Mengontrol kolesterol dan tekanan darah

Jus batang pohon pisang juga kaya akan vitamin B6 dan zat besi yang dapat meningkatkan jumlah hemglobin manusia.

Selain itu, minuman ini juga diperkaya kalium yang efektif mengontrol kolesterol dan tekanan darah tinggi.

Baca juga:

Aksi Demo di Depan KCU BCA Kota Malang Saldo Akhir Senilai Rp 946 Miliar dianggap Tutup Buku!!

Mengetahui tingginya harga jual tersebut, Khofifah mengaku terkejut. Sebab, pemanfaatan pohon pisang belum terlalu maksimal di dalam negeri.

Hal itu karena pohon pisang tersebut ternyata banyak memiliki manfaat, baik secara ekonomi maupun kesehatan.

Kemudian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, sepotong pohon pisang ukuran kecil dijual seharga 5,95 dollar atau setara Rp 85.000 di Amerika Serikat.

Demikian artikel membahas hasil olahan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, serta manfaat dari batang pisang. Semoga bermanfaat.

(TIM KKN Gontoran).