lpkpkntb.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mulai menggelar roadshow Literasi Digital di Nusa Tenggara Barat.
Untuk mengenalkan gerakan literasi digital dengan pemberdayaan Masyarakat melalui digitalisasi berbasis potensi Desa dan Kelurahan, membangun peradaban bersama Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat.
Baca juga:
Kegiatan sosialisasi tersebut dipandu Bapak Romi Aldi Perwakilan dari Kominfo RI. Yang berlangsung di Desa Gontoran Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Meningkatkan literasi penggunaan teknologi informasi di masyarakat tersebut.
Ikut Hadir juga dari Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bapak Sutrisno dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Bapak Arya.
” Roadshow ini sendiri bertujuan mengenalkan program Gerakan Litetasi Digital terutama para pelaku Usaha mikro kecil dan menengah. Sehingga masyarakat dalam hal ini UMKM dapat menjual produknya melalui pemanfaatan media sosial.
Baca juga:
Kisah Inspirasi Wanita Muda Septi Asal Lombok Omset Ratusan Juta
“ Kami berterima kasih khususnya kepada tim Pandu Digital dan masyarakat yang berkesempatan hadir pada pagi hari ini, dan tidak lupa saya ucapkan terimakasih juga kepada bapak kades ( salihin) yang telah memberikan kita tempat serta bisa meluangkan waktu untuk membuka acara kita pada pagi hari ini, ” kata ketua KKN Abdul Hafidz pada sambutan pembukaan yang mewakili KKN yang berada di Desa Gontoran.

Pada sambutan Bapak Kades di acara Roadshow Digital mengatakan,” Kepada masyarakat bahwa sosialisasi ini sangat penting bagi masyarakat terutama pada pelaku UMKM yang berada di wilayah Desa Gontoran ini harus bisa mengembangkan pemasaran dengan jalur yang lebih luas lagi karena sangat banyak sekali dampak positif yang di timbulkan,” terangnya.
Baca juga:
Selamat! Mahasiswa Penjas UNU NTB Juara 1 di Cabor Karate Piala Ketua Forki NTB
” Apalagi jika dilakukan secara Kelompok, karena sebagian besar warga kami disini terdiri dari Petani, peternak dan pedangang,” imbuh Bapak Kades Solihin.
Kemudian, ” Karena di era yang saat ini semua pedagang hampir menggunakan sosial media untuk menjadi alat bantu pemasaran bagi semua orang, khususnya masyarakat harus bisa untuk selalu waspada dan bijak dalam menggunakan sosial media terlebih lagi bisa menjadikannya sebuah jalur usaha untuk mempromosikan usahanya yang Bapak/Ibu miliki, ” kata Bapak Hasbi DPL KKN sekaligus Narasumber kegiatan.

” Kalau kita melihat sekeliling kita toko terkadang digunakan sebagai tempat transit barang seperti toko baju, tas dan lainnya, biasanya pemilik toko memanfaatkan media sosial sebagai marketnya untuk berjual, ” tutur Narasumber Hasbi, M.Or. (Akademisi UNU NTB).
Bahkan ada issu di masyarakat Mataram Mall katanya akan disulap menjadi Kantor Walikota Mataram, hal ini mungkin beberapa toko sudah terlihat tutup. Tidak dipungkiri pedagang sekarang lebih suka memanfaatkan sosial media untuk menjadi lahan pemasaran yang cukup membantu dan berguna terutama di kalangan para Pemuda/i pelaku, salah satu contoh saya sendiri sudah memanfaatkan media facebook whatsapp untuk berjualan sejak tahun 2014, tidak menutup kemungkinan UMKM yang lainpun demikian khusus nya yang ada di Desa Gontoran Lombok Barat, ” Terang Bapak Hasbi, M.Or selaku narasumber.
” Mungkin ada yang membutuhkan Sertifikat Halal Kampus Kami UNU NTB memiliki Halal Center UNU NTB, yang akan membantu Bapak/Ibu untuk mendapatkan sertifikat halal secara Gratis pada produk dan makanan yang Bapak/Ibu jual,” imbuh Dia.
Baca juga:
Menurut Ketua Halal Center UNU NTB, Dwi Purwati, M.Pd. Menyatakan, ” Pada Tanggal 17 Oktober 2024 Semua produk makanan dan minuman wajib bersertifikat halal, jika belum akan kena sanksi loh! (Info dapat diakses dilaman Kemeterian Agama, BPJPH, Halal Indonesia, UUD NO 33 2014 (Tentang Jaminan Produk Halal), UUD Nomor 11 2020 (Cipta Kerja). Oleh karena itu Mari Ibu Bapak segera Halalkan Produknya di Kampus UNU NTB,” tutup Hasbi, S.Pd. M.Or.
Kemudian, Narasumber kedua dari akademisi UNU NTB, Habibul Umam Taqiuddin, SH. M.H. ” Peranan hukum dalam mengembangkan ekonomi saat ini tengah memasuki era informasi dimana seluruh aspek kehidupan tak terlepas dari penggunaan informasi.

Sehingga pemanfaatan serta pengelolaan teknologi di bidang informasi dan komunikasi yang baik sangat diperlukan terlebih dalam menghadapi era serba digital saat ini,” tegas Bapak Habibul Umam selaku narasumber kedua pada acara Roadshow literasi digital.
Baca juga:
Kemudian, Narasumber ketiga perwakilan dari Kominfo RI Bapak, Ali Ansari, S.Kom, CHFID menyampaikan, ” Terselenggaranya Roadshow Literasi Digital diharapkan para peserta mampu memberikan arahan serta dapat mensosialisasikan kembali kepada masyarakat lain sesama pelaku UMKM yang bisa membantu perekonomian di era saat sekarang ini, khususnya di Desa Gontoran, tentang bagaimana memanfaatkan era digital dengan baik,” jelas Ari.
” Saat ini di era digitalisasi apa yang mau di cari tinggal kita ketik di google atau di market, oleh karena itu, diharapkan dapat muncul para founders yang dapat menjadi echnopreneur dalam memberikan solusi dan usaha bisnis di masyarakat serta dapat bersaing dengan daerah lain dalam menciptakan bisnis digitalisasi

” Untuk itu dalam pelaksanaannya perlu untuk mengembangkan inovasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun Daerah. Apabila media pemasaran ini dapat dikembangkan, maka akan dapat memberikan dampak besar bukan hanya bagi daerah tetapi juga Indonesia bahkan hingga kancah internasional,” kata Ari Pemandu Litetasi Digital.
(Tim KKN UNU NTB Desa Gontoran).
