lpkpkntb.com – Lingsar – Kegiatan Penerimaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Gontoran Kec. Lingsar Kabupaten Lombok Barat, berlangsung di Aula Kantor Desa, Senin (24/07/23).
Baca juga: CEK! 29 Desa di NTB Yang Menjadi Sasaran KKN Mahasiswa UNU NTB 2023
Dalam acara tersebut di hadiri Bapak Camat Lingsar Marzuqi Hadir juga Kepala Desa Bapak Salihin, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hasbi, M.Or, Hadir juga Perangkat Desa, Masyarakat, ketua karang Taruna, dan Mahasiswa KKN UNU NTB angkatan VI tahun 2023.
Dalam Sambutan Dosen pembimbing Lapangan Bapak Hasbi, M.Or. Mengatakan, ” Saya mewakili UNU NTB sangat berterima kasih kepada Bapak Kades yang telah merestui, Mahasiswa kami mengadakan Kegiatan KKN di Desa Gontoran, Sehingga Mahasiswa Kami dapat melaksanakan program yang sudh di siapkan, ” imbuhnya.

Oleh karena itu, ditegaskan kepada Mahasiswa untuk tetap menjaga nama baik almamater selama kegiatan berlangsung, yang insya Allah akan dilaksanakan selama 45 hari,” Sambung DPL
Baca juga: Nusa Tenggara Barat Masuk 10 Daftar Termiskin, Namun Memiliki Potensi Wisata yang Eksotis
Maka dari itu, mahasiswa diharapkan memahami karakter masyarakat dan menjaga ucapan, sikap selama berkegiatan berlangsung, jaga adat istiadat yang ada di Masyarakat, untuk itu kami mohon bantuan dan kerjasama Bapak Kepala Desa dan Masyarakat untuk bekerjasama, sehingga program yang di impelentasikan selaras dengan program yang ada di Desa, dan dapat membawa kebermanfaatan, terutama kebermanfaatan mahasiswa kami setelah pulang dari KKN, sehingga program tersebut dapat memberikan, ” Manfaat yang dirasakan masyarakat Gontoran, karena kami disini sebagai tamu untuk belajar dan mengabdikan diri selama Kegiatan KKN berlangsung.
Oleh karena itu, “Kami berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat yang ada di Gontoran, saya mewakili Kampus UNU NTB menyerahkan Mahasiswa Kami secara formal sebanyak 15 Mahasiswa yang terdiri dari 8 Prodi, Mohon bantuan dan kerjasama dari Bapak Kades, Perangkat Desa maupun Masyarakat yang ada di Desa Gontoran, ” tutup Bapak DPL Hasbi.
Baca juga:PENTING! 10 Tugas dan Kewajiban Mahasiswa Selama Melaksanakan KKN Selengkapnya…
Kemudian Sambutan kedua dari Bapak Kades. Adapun yang di terangkan oleh Bapak kepala Desa, ” Kalian harus menjaga diri sebelum merawat jagat seperti tema yang di tentukan oleh kampus, disini saya berharap kalian bisa berkontribusi penuh terhadap masyarakat yang ada khususnya di desa Gontoran ini.

Kami berharap bisa membawa program program yang membawa efek terhadap semua belah pihak yang bersangkutan.
” Untuk Mahasiswa KKN ketahui masyarakat kami disini ber penghasilan rata-rata petani sayuran dan UMKM, oleh karena itu saya selaku Kepala Desa berharap Mahasiswa dapat berkontribusi membantu dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat Desa Gontoran, ” imbuhnya Pak Kades.
Kemudian, Sambutan dari Bapak Camat, Marzuqi, memberikan nasehat dan arahan, ” Kalian harus mampu menggali potensi yang ada di masyarakat pada umumnya Kecamatan Lingsar. Luas Lingsar kurang lebih luas: 4,51, kemudian jumlah penduduk 4,151 Jiwa.

Untuk itu saya selaku Camat berharap kepada Mahasiswa untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di Kec. lingsar maupun Desa Gontoran,”
Oleh sebab itu beliau mengarahkan khususnya Mahasiswa Prodi Gizi, ” Untuk bisa meriset tanaman yang menjadi mata pencarian masyarakat Desa Gontoran, terutama melakukan riset tentang permentasi tuak manis, sehingga dapat menjadi suatu produk yang bertahan lama dan dapat meningkatkan perekonomian di Desa Gontoran,” jelas Marzuqi (Camat Lingsar).
Baca juga: Direktur RSUD Provinsi NTB di Tuduh Selingkuh Dengan Stafnya, Ini Isi Chatnya!
Kalian itu harus bisa berpartisipasi penuh tidak hanya datang makan tidur dll, melainkan kalian harus bisa membawa perubahan dan program program yang baru supaya bisa membawa nama baik pribadi dan almamater kampus seperti yang disampaikan Bapak DPL dan Bapak Kepala Desa Gontoran,” Nasehat Beliau.
Sementara Perwakilan Dari Mahasiswa KKN UNU NTB Abdul Hafiz,” menyatakan ucapan terima kasih kepada kepala desa atas penerimaan KKN di Desa Gontoran dan perkenalan anggota sebanyak 15 anggota yang terdiri dari 8 prodi serta meyampaikan tema kkn merawat jagat dari desa membangun peradaban”. (Humas Kel 13).
