Daftar Penempatan Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah dan Madinah Cek Sekarang

Avatar of lpkpkntb
IMG 20240507 WA0017

lpkpkntb.com – Untuk Calon Jemaah haji Indonesia akan mulai berangkat ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024.

Untuk itu, Sebagai persiapan, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief telah menerbitkan aturan penempatan akomodasi atau hotel jemaah di Makkah dan Madinah.

Kemudian, Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Dirjen PHU No 214 tahun 2024 tentang.


Terkait:

Jadwal Pemberangkatan Calon Jamah Haji (CJH) Asal NTB 2024


Untuk itu, “Penempatan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah berada pada wilayah Markaziyah SyamaliyahMarkaziyah Gharbiyah, dan Markaziyah Janubiyah.

Untuk, Penempatan mengacu pada jadwal pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia 1445 H/2024 M,” terang Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid di Jakarta, Selasa (7/5/2024). Dilansir laman Kemenag.go.id.

Oleh karena itu, menurut Subhan Di Makkah, penempatan jemaah haji Indonesia terbagi pada lima wilayah, yakni: Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Rey Bakhsy.

Jemaah asal Embarkasi Makassar akan menempati wilayah Syisyah dan Raudhah. Demikian juga jemaah yang berangkat dari Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG).

Kemudian, Jemaah Embarkasi Solo (SOC), sebagian di Syisyah dan sebagian lagi di Jarwal. Sementara Jemaah asal Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS) dan Kertajati (KJT) menempati wilayah Jarwal.

“Jemaah asal Embarkasi Surabaya atau SUB menempati Syisyah dan Misfalah,” terang Subhan.

Untuk itu, “Jika ada perubahan dan penyesuaian penempatan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makkah dan Madinah, itu dapat dilakukan oleh Kepala Daerah Kerja masing-masing daerah,” bebernya.

Inilah daftar sebaran wilayah penempatan hotel jemaah haji Indonesia di Makkah dan Madinah:

A. Syisyah

1. Embarkasi Makassar/UPG: Sulawesi Selatan, kemudian Sulawesi Barat, kemudian Sulawesi Tenggara, kemudian Gorontalo, kemudian, Maluku, kemudian  Maluku Utara, kemudian Papua, dan Papua Barat

2. Embarkasi Batam/BTH: Riau, kemudian, Kepulauan Riau, kemudian, Kalimantan Barat, dan Jambi

3. Jakarta (Pondok Gede)/JKG: DKI Jakarta,  kemudian Banten, dan Lampung

4. Padang/PDG: Sumatera Barat, kemudian Bengkulu

5. Medan/KNO: Sumatera Utara

5. Solo/SOC: Jawa Tengah kemudian D.I.Yogyakarta

6. Surabaya/SUB: Jawa Timur, kemudian Bali, Nusa Tenggara Timur

B. Raudhah

1. Solo/SOC: Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta

2. Makassar/UPG: Sulawesi Selatan, kemudian, Sulawesi Barat, kemudian Sulawesi Tenggara, kemudian Gorontalo, kemudian Maluku, kemudian Maluku Utara,.kemudian  Papua,dan  Papua Barat.

3. Jakarta (Pondok Gede)/JKG DKI Jakarta, kemudian Banten, dan Lampung.

C. Jarwal

1. Jakarta (Bekasi)/JKS: Jawa Barat

2. Kertajati/KJT: Jawa Barat

3. Banjarmasin/BDJ: Kalimantan Selatan, kemudian Kalimantan Tengah

4. Palembang/PLM: Sumatera Selatan, kemudian Bangka Belitung

4. Solo/SOC: Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta

D. Misfalah

1. Surabaya/SUB: Jawa Timur,  kemudian Bali, Nusa Tenggara Timur

2. Aceh/BTJ: Aceh

E. Rea Bakhsy

1. Balikpapan/BPN: Kalimantan Timur, kemudian Kalimantan Utara, kemudian Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara

2. Lombok/LOP: Nusa Tenggara Barat (NTB).

3. Medan/KNO: Sumatera Utara.

Untuk Calon Jamaah Haji asal NTB akan terbagi menjadi 2 gelombang yaitu gelombang pertama 9 Kloter kemudian,  gelombang kedua 4 kloter dan total jumlahnya ada 13 kloter.

Untuk diketahui, Pemberangkatan Mulai tanggal 11 Mei 2024, Jemaah haji sudah masuk Asrama Haji. Kemudian tanggal 12 Mei pemberangkatan untuk kloter pertama.