lpkpkntb.com – Indonesia telah di umumkan kebutuhan CPNS Dalam perubahan terbaru terkait rekrutmen pemerintahan, Kementerian Agama.
Kebutuhan sebanyak 4.125 posisi baru untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2023. Informasi ini dikonfirmasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang merilis jadwal perekrutan melalui surat edaran resmi.
Baca juga;
CPNS 2023 dibuka September Ini Kisi-kisi Soal TWK, TIU dan TKP Lengkap
Rincian posisi yang dibuka mencakup berbagai jabatan. Terdapat 2.296 posisi untuk Guru PPPK, 224 untuk tenaga kesehatan PPPK, 68 untuk dosen, dan 1.469 untuk tenaga teknis CPNS.
Adapun rincian lengkapnya diantaranya;
Data Kemenag menyebutkan 4.125 formasi ini terdiri atas 4.057 formasi PPPK dan 68 formasi CPNS, dengan rincian sebagai berikut:
Formasi PPPK
- PPPK Guru 2.296 formasi,
- PPPK Tenaga Kesehatan 224 formasi,
- PPPK Tenaga Teknis 1.469 formasi, dan
- PPPK Dosen 68 formasi.
Formasi CPNS
- CPNS Dosen 68 formasi.
Menurut Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, alokasi formasi yang dibuka oleh Kemenag untuk CPNS dan PPPK telah sesuai dengan jumlah pegawai pensiun di lingkungan Kemenag.
Baca juga;
PENDAFTARAN KIP KULIAH ANGKATAN 2023 CEK LINK DAN CARA DAFTAR
Anas mengatakan, terdapat sejumlah arah kebijakan rekrutmen CASN tahun 2023. Pertama, fokus pada pelayanan dasar dengan guru dan tenaga kesehatan menjadi formasi yang paling banyak disediakan. Kedua adalah memberi kesempatan rekrutmen untuk talenta digital dan data scientist. Ketiga, mengurangi rekrutmen pada formasi yang akan terdampak transformasi digital.
Anas menambahkan, rekrutmen CASN juga dimaksudkan sebagai upaya untuk seoptimal mungkin menyelesaikan penataan tenaga non-ASN atau yang biasa disebut tenaga honorer. Diketahui, jumlah tenaga non-ASN sebanyak 2,3 juta, dan saat ini dalam proses diaudit BPKP bersama BKN.
Dengan begitu, ada beragam peluang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pelayanan publik.
Jadwal seleksi ini dimulai dengan pengumuman pada tanggal 16 September hingga 30 September 2023. Pendaftaran sendiri akan dibuka mulai tanggal 17 September dan berakhir pada 3 Oktober.
Selain itu, proses seleksi administrasi akan berlangsung hingga tanggal 5 Oktober dengan pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada 6-9 Oktober 2023.
Penting untuk calon pelamar mempersiapkan diri dan memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan.
Sebagaimana peraturan Menpan-RB, ada beberapa kriteria umum yang harus dipenuhi, seperti: status kewarganegaraan Indonesia, rentang usia antara 18 hingga 35 tahun, riwayat hukum yang bersih, dan sejumlah syarat lainnya termasuk kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang diminati.
Selain kriteria dasar, ada dokumen pendukung yang harus disiapkan. Di antaranya adalah fotokopi ijazah, transkrip nilai, KTP, akta kelahiran, serta surat pernyataan kesediaan ditempatkan di mana pun.
Tentu saja, calon pelamar juga diharapkan menyertakan Curriculum Vitae (CV) untuk memberikan gambaran lengkap tentang latar belakang dan kompetensi yang dimiliki.
Baca juga;
Memiliki Gaji Rp 15 Juta Perbulan Malah Pilih Resign jadi PNS di Direktorat Jenderal Pajak
Dalam proses seleksi ini, ada berbagai tahapan yang harus dilalui.
Setelah pendaftaran, ada seleksi administrasi, pengumuman hasil, masa sanggah, dan tahapan-tahapan lanjutan lainnya termasuk pelaksanaan seleksi kompetensi.
Seluruh proses ini berlangsung hingga awal tahun 2024 dengan pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan antara 28 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024.
Sebagai penutup, bagi mereka yang tertarik untuk bergabung dalam jajaran pemerintahan melalui Kemenag, ini adalah kesempatan yang tepat.
Namun, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari mengumpulkan dokumen yang diperlukan, memahami persyaratan, hingga mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai tahapan seleksi.
Dengan semangat dan persiapan yang matang, peluang untuk berhasil tentunya akan lebih besar.
**.

