Penyebab! Peristiwa Pengusiran Kepala Biro Administrasi di Pelantikan Sekda NTB

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantik Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB kepada Drs. H. Fathurrahman, M.Si, yang berlangsung di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Kamis (05/10).

TIGA KABUPATEN DAN KOTA TERPINTAR DI NTB VERSI IPM

PJ Gubernur NTB,  menyampaikan bahwa terpilihnya Fathurrahman sebagai PJ sekda NTB dikarenakan seluruh pejabat Pemprov NTB sangat istimewa dan memiliki kualitas yang baik, sehingga mampu mengemban tugas kedepannya.

1696497882 IMG 20231005 WA0097
Penyebab! Peristiwa Pengusiran Kepala Biro Administrasi di Pelantikan Sekda NTB. Gedung Sangkareang.  Dok. ntbprov.go.id.

Dilansir laman Kompas.com Regional Diusir Pj Gubernur NTB karena Telat, Karo Administrasi Pembangunan Minta Maaf.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Abdul Wahid buka suara menanggapi peristiwa pengusiran dirinya oleh Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariyadi, Kamis (5/10) lalu.

Dugaan Pemerasan Oleh Pimpinan KPK Sopir Pribadi Mentan Dipanggil Polda Metro Jaya

Peristiwa tersebut terjadi saat Abdul Wahid terlambat datang, saat acara pelantikan Penjabat Sekda NTB, Faturrahman, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB.

“Pertama saya minta maaf atas ketidaknyamanan pada acara (pelantikan) tadi,” kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis. Abdul Wahid mengatakan, dia tidak sengaja terlambat karena harus menjemput anak pulang sekolah.

INILAH 5 DAERAH PALING SEJAHTERA DI NUSA TENGGARA BARAT

Saya tidak sengaja terlambat, tadi saya jemput anak pulang sekolah,” terang Abdul Wahid. Abdul Wahid mengatakan, dia memaklumi hal tersebut karena mungkin Pj Gubernur sedang capek dan banyak pikiran. “Saya maklumi mungkin Pj Gubernur sedang capek dan banyak pikiran sehingga sikap beliau agak aneh saja,” sebut Abdul Wahid.

Abdul Wahid berharap peristiwa tersebut tidak berpengaruh pada jabatan, karena hubungan kerja di birokrasi sudah jelas aturannya.

Insya Allah tidak. Karena bagaimana bekerja dan bagaimana hubungan kerja di birokrasi itu jelas aturannya,” Kata Abdul Wahid. “Apa kewenangan pimpinan dan apa kewajiban bawahan serta apa hak bawahan, semua diatur.

PJ Walikota Bima Silaturrahmi Ke Pemuda NWDI

Tata kelola birokrasi tidak boleh atas dasar subyektivitas dan titipan kepentingan, hukum tidak membenarkan itu,” terang Abdul Wahid. Disinggung soal isu hubungan keduanya yang kurang harmonis, Abdul Wahid memberi jawaban singkat.

di akhir penyampian PJ Gubernur HL Gita AriadiDi. Berpesan kepada seluruh Kepala OPD Pemprov NTB dapat terus meningkat prestasi, tingkatkan loyalitas dan terus menjaga integritas. (*)