22 Hewan Kurban Disembelih, Wahdah Islamiyah Luwu Utara Tebar Semangat Idul adha 1446 H

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250607 WA0062

Masamba, Luwu Utara — Semangat berkurban di bulan Dzulhijjah kembali menggema di tengah masyarakat Kabupaten Luwu Utara. DPD Wahdah Islamiyah Luwu Utara menjadi salah satu penggeraknya dengan menyembelih 22 ekor hewan kurban pada pelaksanaan kurban Idul adha 1446 H / 2025 M, Sabtu (7/6/2025), di Masamba.

BACATangisan Sapi di Masjid Monjok Gegerkan Warga Saat Qurban Idul Adha 2025

Sebanyak 14 ekor sapi dan 8 ekor kambing dikurbankan dalam kegiatan tersebut, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT sekaligus penguatan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial umat Islam.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Luwu Utara, Haider Gessa, S.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan kurban tahun ini.

“Melihat semangat kaum muslimin yang terus tumbuh untuk berkurban adalah hal yang sangat mengharukan. Kami merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan mulia ini,” ujarnya penuh haru.

Menurut Haider, pelaksanaan kurban bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi media pembinaan ruhiyah dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat. Pelaksanaannya pun dijalankan secara tertib, sesuai syariat, serta melibatkan panitia dan relawan dari berbagai elemen Wahdah Islamiyah Luwu Utara.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tapi juga tentang membangun solidaritas, berbagi kepada sesama, serta menghidupkan syiar Islam di daerah.

“Melalui pelaksanaan kurban ini, kami berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat ibadah, berbagi, dan kepedulian sosial dalam bingkai ketaatan kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Seluruh hewan kurban yang disembelih merupakan amanah dari para pekurban yang mempercayakan penyalurannya melalui panitia kurban DPD Wahdah Islamiyah Luwu Utara.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Wahdah Islamiyah Luwu Utara berharap syiar Islam dan semangat berkurban terus hidup dan tumbuh subur di tengah masyarakat Masamba dan sekitarnya. (ERWIN)