Sosok Teladan Petani Luwu Utara Berpulang, Bupati Turun Langsung Lepas Jenazah

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250805 WA0088

Luwu Utara — Suasana duka menyelimuti Desa Salulemo, Kecamatan Baebunta Selatan, Selasa (5/8/2025). Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, secara langsung melepas kepergian Juju Juhanah, seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang wafat akibat sakit.

Prosesi pelepasan jenazah dilakukan dengan penuh khidmat dan kesederhanaan. Rekan-rekan seprofesi, keluarga, serta masyarakat turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal berdedikasi tinggi terhadap dunia pertanian.

“Almarhumah adalah kebanggaan kita. Sosok penyuluh yang bekerja dengan hati dan penuh integritas,” ucap Bupati Andi Rahim dengan nada haru.

Menurut Bupati, Juju Juhanah dikenal luas sebagai PPL yang total mengabdi untuk petani di wilayah binaannya, terutama di Kecamatan Malangke. Ia selalu hadir memberikan edukasi, pendampingan, dan semangat bagi para petani.

“Insya Allah, segala kebaikan dan dedikasi beliau selama hidup akan menjadi amal jariyah. Kita doakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tambah Bupati yang juga mantan anggota DPRD Luwu Utara itu.

Riwayat Singkat Sang Penyuluh

Sebelum menjadi penyuluh, Juju Juhanah mengawali karier sebagai PNS di Dinas Sosial Luwu Utara. Ia kemudian bergabung sebagai penyuluh pertanian dan sempat menjabat sebagai Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) periode 2021–2024.

Sebelum wafat, almarhumah sempat dirawat di RSUD Andi Djemma, Masamba. Karena kondisi memburuk, ia dirujuk ke Palopo. Namun, dalam perjalanan, takdir berkata lain — Juju Juhanah menghembuskan napas terakhir sebelum sampai ke rumah sakit rujukan.