lpkpkntb.com – Viral lagi ada Kabar mengenai akan rencana penghapusan mata pelajaran agama dari kurikulum pendidikan tahun 2024. Hal ini membuat dunia maya kembali menimbulkan kehebohan terutama dikalangan masyarakat Indonesia.
Dari Potongan video viral yang menyebut bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersiap untuk menghapus pelajaran agama dalam Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035, telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan. Klikpendidikan.Id.
Namun hal ini, perlu kita kaji bersama bahwa fakta sebenarnya berkata lain. Pada tahun 2021, Kemendikbudristek telah memberikan klarifikasi atas isu ini.
Mereka menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menghapus pelajaran agama dari kurikulum.
Dalam pernyataan resmi pada 9 Maret 2021, Pelaksana Tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud, Hendarman, menjelaskan bahwa dokumen yang diperdebatkan masih dalam bentuk draf.
Kata “DRAFT” tertera jelas di setiap halamannya, menunjukkan bahwa dokumen tersebut masih dalam tahap diskusi dengan berbagai pihak, termasuk Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan 60 organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, asosiasi profesi, institusi pendidikan, serta organisasi multilateral lainnya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, juga telah memberikan penegasan serupa pada tahun 2021.
“Isu ini tidak benar dan Kemendikbud tidak akan pernah menghapus mata pelajaran agama. Agama bukan hanya penting, tetapi juga esensial bagi pendidikan bangsa kita,”tegas mendikbud Nadiem Makarim.
Meskipun isu ini telah muncul berkali-kali sejak tahun 2017, 2019, 2021, hingga 2023, serta awal tahun 2024, penting untuk diingat bahwa hal ini adalah bagian dari “disinformasi” yang perlu kita waspadai.
Oleh karena itu, mari bersama-sama bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Mari pastikan kita selalu memeriksa fakta sebelum menyebarkan kabar. Pendidikan yang baik dimulai dari kesadaran akan kebenaran. Bersama, kita dapat membentuk masyarakat yang cerdas dan berpendidikan!

