Bakti Hati Karina Foundation, Launching Program Baru Di Nusa Tenggara Barat

Avatar of lpkpkntb

lpkpkntb.com – Launching program ” Bakti Hati Karina Foundation” berjalan dengan khidmat dan penuh semangat. Terlihat puluhan warga dan perwakilan tokoh setempat menghadiri acara meskipun dengan tempat yang sederhana di Kantor Bahana Foundation BTN Grand Pandita Labuapi Lombok Barat .

Baca juga:

Resmi Dibuka! Pendaftaran Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2023, Alur Seleksi

Acara juga dihadiri oleh beberapa aparatur Pemerintah yakni Dewan Perwakilan Rakyat dari Lombok Barat dan juga DPRD dari Propinsi. Hadir juga TGH. Suhaili Fadhil Tahir, Mantan Bupati Lombok Tengah 2 Periode, sekaligus menjadi ketua Pembina Yayasan Bakti Hati Karina ( Bahana Foundation). Hadir juga Guru PAUD dan juga Bhabinsa setempat.

Dalam beberapa sambutan yang diberikan Ketua  Bahana Foundation menyampaikan, ” Akhir dari kehidupan antara kita dengan Tuhan seberapa besar kita berikan tapi seberapa tulus memberikan.

Baca Juga: Ribuan Anak TK/PAUD Unjuk Kreativitas Ikuti Lomba Mewarnai yang di Adakan FKG PAI TK – NTB

” Mari kita bekerjasama, bersama-sama semangat untuk mewujudkan sinkronisasi program dengan sasaran anak usia dini, Para Guru PAUD dan juga UMKM se – Nusa Tenggara Barat.

Hal ini dapat mampu mengoptimalkan potensi anak untuk menyongsong generasi emas Indonesia Tahun 2045,”  ajak Ketua Yayasan.

Selanjutnya Karina juga mengapresiasi untuk semua pihak yang terlibat. ” Sinergitas dari beberapa pihak memang harus dilakukan untuk kelancaran program ini, terutama dalam pelaporan harus serius kita bekerjasama demi kelancaran program kita di Yayasan Bakti Hati Karina ,” ungkap Karina.

Hal senada juga disampaikan Ketua divisi Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Bahana Foundation” Program Bantuan diberikan bagi masyarakat yang menjalankan usaha mikro pemula atau yang sudah berjalan.

“Masyarakat Nusa Tenggara Barat yang hendak mengajukan bantuan dipersilahkan mengajukan proposal ke Kantor Bahana Foundation. Nantinya akan diverifikasi untuk kelayakan menerima bantuan.

Akan ada tim yang melakukan pengawasan atau monitoring perihal bantuan yang diberikan sehingga proses pelaporannya bisa dilakukan secara tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan” tutupnya.

(Abi/Ron)