lpkpkntb.com – Sekretaris Partai Gerindra Sumut, Sugiat Santoso, menyoroti sikap Edy Rahmayadi dalam kontestasi Pilpres 2024 lalu. Gerindra Sumatera Utara (Sumut) menilai Edy telah menghianati Prabawo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra yang pernah mengusung Edy Rahmayadi dalam Pilgub Sumut tahun 2018.
“Berkaca pada pilpres yang lalu kita melihat Pak Edy sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengkritik Pak Prabowo. Dia juga sesumbar mengalahkan Pak Prabowo di Sumut hingga 70%, yang nyatanya Pak Prabowo menang di sini. Tentu ini kami anggap sebagai penghianatan karena Partai Gerindra sudah mengusung Edy Rahmayadi pada Pilgub 2018 yang lalu,” kata Sugiat dilansir detiksumut, Senin (25/3/2024).
PKS Tolak Prabowo-Gibran, Gugat ke MK dan Hak Angket
Gugatan Hasil Pilpres Anies-Cak Imin Menurut Pengamat Bakal!
Sugiat mengatakan sikap Edy tersebut berdampak pada dukungan Gerindra dalam kontestasi Pilgub Sumut tahun ini. Dia mengaku partainya tidak akan lagi mendukung Edy Rahmayadi jika maju dalam Pilgub Sumut 2024.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Atas dasar itu pula, Partai Gerindra Sumut sama sekali tidak memasukkan nama Pak Edy dalam bursa kandidat yang akan kami dukung. Pasti tidak kita dukung lagi di Pilgub nanti,” katanya.
Menurut Sugiat, pihaknya sudah mulai melakukan tabulasi nama-nama yang menjadi kandidat untuk didukung di Pilgub 2024. Dia mengatakan nama-nama tersebut merupakan kader Gerindra.
“Sejak awal sudah kami sampaikan, dalam Pilkada 2024 nanti kami akan mengusung kader. Nama-nama kader sedang kami tabulasi, dan terus dibahas,” sebutnya.
Diketahui Pria berlatar belakang militer dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal (Letjen) TNI ini, terpilih sebagai orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut, usai meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2018 lalu.

