ASTAGFIRULLAH!! Bongkar Borok RS Mata NTB: Dokter Sering Bolos, Jadwal Operasi Diacak-Acak!

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250702 WA0067

MATARAM – Forum Rakyat Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk turun tangan dan memberi perhatian serius terhadap persoalan kedisiplinan sejumlah dokter dan pegawai di Rumah Sakit Mata NTB. Pasalnya, forum tersebut menerima berbagai laporan adanya perilaku malas dan tidak profesional yang ditunjukkan oleh oknum di institusi pelayanan kesehatan tersebut.

Ketua Forum Rakyat NTB, Hendra Saputra, SH., MH., menyampaikan salah satu contoh yakni dokter spesialis berinisial AS yang dinilai tidak mematuhi jadwal operasional yang telah ditetapkan manajemen. Padahal, menurutnya, sudah ada pedoman resmi dari rumah sakit yang mengatur jadwal operasi dan layanan.

“Sudah ada pedoman yang dibuat oleh RS Mata untuk mengatur jadwal operasi, tetapi masih saja ada oknum yang tidak mematuhi jadwal itu. Mestinya semua pihak, tanpa kecuali, harus patuh terhadap aturan yang ada,” tegas Hendra saat berbicara kepada media di Mataram, Senin (1/7/2025).

Ketidakdisiplinan tersebut, lanjut Hendra, berdampak langsung pada perubahan jadwal pelayanan. Salah satunya menyangkut operasi terencana maupun kondisi darurat, serta penggeseran hari pelayanan poliklinik.

“Yang lebih parah, ada oknum yang seenaknya menjadwalkan operasi setiap hari, bahkan mengubah jadwal yang telah disepakati sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra menyebutkan bahwa masih ada sejumlah pegawai yang tidak hadir kerja tanpa konfirmasi atau keterangan jelas. Ketidakhadiran tanpa pemberitahuan ini, menurutnya, berpotensi menciptakan masalah baru di internal rumah sakit, khususnya pada pelayanan pasien.

“Di antara personel yang ada, ada yang sering tidak masuk kerja tanpa alasan dan tidak ada pemberitahuan kepada manajemen, khususnya kepada Kepala Seksi Pelayanan. Ini jelas dapat mengganggu sistem yang ada,” tambahnya.

Meski manajemen RS Mata terus berupaya memperbaiki kualitas layanan, Hendra menegaskan bahwa aturan yang telah disusun harus dijalankan dan dipatuhi oleh semua pihak tanpa kecuali.

“Sebetulnya, RS Mata sudah memiliki aturan baku yang menjadi pedoman dalam pelayanan. Ini semestinya ditaati oleh seluruh pegawai,” ujarnya lagi.

Forum Rakyat NTB mengingatkan bahwa pelayanan di RS Mata mencerminkan kualitas layanan kesehatan di NTB secara umum. Oleh karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga dedikasi dan etos kerja.

“Pelayanan kesehatan adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Jika para pegawai dan dokter tidak menunjukkan komitmen, maka ini bisa merusak citra pelayanan kesehatan di NTB,” tegas Hendra.

Ia pun menuntut agar pemerintah daerah dan pihak rumah sakit tidak tinggal diam. Jika perilaku seperti ini terus terulang, Forum Rakyat NTB meminta agar diberikan sanksi tegas.

“Kalau terus berulang, kami harap ada sanksi tegas. Bahkan, jika mentalitas pegawai, apalagi dokter, seperti ini tidak berubah, mereka harus dibebastugaskan,” tutupnya.