Mataram – Enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) resmi melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SDN 38 Ampenan, Kota Mataram.
Program ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa calon guru untuk mengenal dunia pendidikan secara langsung melalui pengalaman belajar di sekolah selama 45 hari ke depan.
Baca Juga:Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Gim Roblox bagi Anak
Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh pihak sekolah, dalam acara penerimaan resmi yang berlangsung di ruang belajar SDN 38 Ampenan.
Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hasbi, S.Pd., M.Or., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penerimaan baik dari pihak sekolah.
“Kami membawa enam mahasiswa dari Prodi PGSD. Terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang begitu hangat dari keluarga besar SDN 38 Ampenan. Melalui PLP ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian di lingkungan sekolah,” tutur Hasbi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan PLP merupakan tahapan penting bagi mahasiswa calon guru untuk mengenal langsung iklim pendidikan dasar.
“Kami berharap Bapak dan Ibu guru berkenan membimbing serta mengarahkan mahasiswa kami agar mendapatkan pengalaman berharga di dunia nyata pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN 38 Ampenan, Suharni, S.Pd., menyambut baik kehadiran mahasiswa dari UNU NTB dan memperkenalkan profil sekolah yang memiliki 248 siswa dengan latar belakang tiga agama yang hidup rukun dan saling menghargai. Sekolah ini didukung oleh 16 guru aktif yang kreatif dan inspiratif.
“Kami memiliki berbagai kegiatan rutin seperti upacara setiap Senin, senam pada Selasa dan Sabtu, lagu wajib nasional setiap Rabu, literasi dan numerasi setiap Kamis, serta kegiatan Imtaq pada Jumat,” jelasnya.

Suharni menambahkan bahwa SDN 38 Ampenan merupakan sekolah inklusi yang memberi kesempatan belajar bagi semua peserta didik tanpa diskriminasi. Ia juga bangga karena pada peringatan HUT Kota Mataram baru-baru ini, salah satu guru sekolah tersebut berhasil meraih juara tiga Guru Berprestasi tingkat kota.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa PLP UNU NTB dapat memberi semangat baru dan menjadi inspirasi bagi siswa maupun guru,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Mahasiswa PLP Zulhikam, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat hangat dari Ibu Kepala Sekolah, para guru, dan seluruh siswa. Kami berharap dapat belajar banyak hal di sini mulai dari cara mengajar, berinteraksi dengan siswa, hingga memahami budaya sekolah. Selama 45 hari ke depan, kami akan berusaha memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah,” ujarnya dengan penuh semangat.
Adapun Guru Pamong, Rita Yasmila, S.Pd., akan mendampingi para mahasiswa selama pelaksanaan PLP, membantu mereka mengenal program dan kegiatan sekolah secara langsung.
Menurut keterangan yang diperoleh wartawan, Rita Yasmila merupakan salah satu guru yang berpengalaman di SDN 38 Ampenan dan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan pembelajaran. Dengan pendampingan yang baik dari beliau bersama guru-guru lainnya, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama berada di sekolah tersebut.
Kegiatan PLP di SDN 38 Ampenan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa UNU NTB dalam menumbuhkan kemampuan profesional dan karakter pendidik sejati sekaligus mempererat kerja sama antara kampus dan sekolah dasar di Kota Mataram.