Akhiri Praktik, Penarikan PLP UNU NTB di SDN 4 Penujak: Momen Penting Menuju Guru Masa Depan Berkualitas

Avatar of lpkpkntb
Keterangan Foto: Mahasiswa PLP UNU NTB bersama Kepala Sekolah dan Guru Pamong saat penarikan PLP, penyerahan hasil praktik, serta penyelesaian MoU dan administrasi pendukung di SDN 4 Penujak.
Keterangan Foto: Mahasiswa PLP UNU NTB bersama Kepala Sekolah dan Guru Pamong saat penarikan PLP, penyerahan hasil praktik, serta penyelesaian MoU dan administrasi pendukung di SDN 4 Penujak.

Penujak, Lombok Tengah — Kegiatan Penarikan Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) UNU NTB berlangsung khidmat di ruang kelas SDN 4 Penujak. Acara dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), kepala sekolah, guru pamong, dewan guru, serta seluruh mahasiswa peserta PLP yang telah menyelesaikan masa praktiknya.

Baca Juga:*Pengawas Madrasah, Pentingnya Hadirkan Cinta Dalam Setiap Layanan Pendidikan*

DPL Hasbi, S.Pd.M.Or, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PLP merupakan momen berharga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mengajar, memahami kultur sekolah, serta menerapkan prinsip Kurikulum Merdeka. Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut harus menjadi pondasi dalam membentuk kompetensi, kreativitas, dan karakter mahasiswa sebagai calon guru profesional. Hasbi juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru, serta guru pamong atas pendampingan dan dukungan penuh selama mahasiswa berada di sekolah.

Baca Juga:Jangan Rusak Integritas Akademik Demi Kepentingan Sesaat!” Akademisi Ingatkan Bahaya Pendidikan Instan

Keterangan Foto:Penandatanganan MoU SDN 4 Penujak dan UNU NTB sebagai penguatan kerja sama PLP.
Keterangan Foto:
Penandatanganan MoU SDN 4 Penujak dan UNU NTB sebagai penguatan kerja sama PLP.

Kepala sekolah Wangsitna, S.Pd menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan kontribusi mahasiswa PLP selama berada di sekolah. Kehadiran mahasiswa dinilai membawa energi baru dalam proses pembelajaran serta menjadi dukungan berarti bagi dewan guru. Wangsitna juga menyambut baik penguatan MoU dengan UNU NTB sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam pembinaan calon guru masa depan.

Di tempat yang sama, Guru pamong H. Lalu Zaenudin, S.Pd memberikan pesan bahwa mendampingi mahasiswa PLP adalah kesempatan untuk berbagi pengalaman nyata di lapangan. Beliau menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa UNU NTB membawa hal baru bagi sekolah, terutama dalam penerapan model pembelajaran Kurikulum Merdeka yang lebih kreatif, termasuk penguatan literasi dan numerasi di dalam kelas. Menurutnya, variasi pendekatan tersebut memberi warna baru pada proses belajar siswa dan menjadi contoh baik bagi guru-guru untuk terus berinovasi. Ia berharap mahasiswa mampu mempertahankan profesionalisme, kedewasaan sikap, serta semangat belajar sehingga dapat menjadi pendidik yang menginspirasi.

Perwakilan mahasiswa PLP, Lalu Junihardi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas sekolah yang telah menerima dan membimbing dengan penuh kehangatan. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman di SDN 4 Penujak sangat berarti sebagai bekal profesionalisme dan pemahaman mendalam tentang dunia pendidikan dasar. Mahasiswa juga berharap MoU antara kampus dan sekolah terus berjalan, sehingga generasi berikutnya dapat melanjutkan praktik dengan lebih baik.

Acara penarikan ditutup dengan doa, sesi foto bersama, serta penyerahan mahasiswa kembali kepada DPL. Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan menjadi penanda berakhirnya rangkaian PLP di SDN 4 Penujak. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan membangun karakter sebagai calon pendidik yang bermartabat dan berintegritas.

(PLP).