Lombok Tengah — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) di SDN 4 Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNU NTB untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan dasar.
Baca:Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Gim Roblox bagi Anak
Acara penerimaan berlangsung di salah satu ruang kelas SDN 4 Penujak dengan dihadiri kepala sekolah, para guru, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta PLP. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN 4 Penujak, Wangsitna, S.Pd., menyampaikan rasa bangga atas kehadiran mahasiswa UNU NTB yang akan belajar dan berkolaborasi di sekolah tersebut.

“Kami sangat senang menerima mahasiswa dari UNU NTB. Semoga kehadiran mereka membawa semangat baru dan menjadi inspirasi bagi guru serta siswa di sini,” ujar Wangsitna, S.Pd. Ia menambahkan bahwa SDN 4 Penujak memiliki 11 guru yang aktif mendukung berbagai kegiatan pembelajaran.
“Untuk mendampingi mahasiswa selama PLP, kami menunjuk H. Lalu Zainudin, S.Pd., sebagai guru pamong. Beliau akan menjadi pembimbing sekaligus mitra belajar di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hasbi, S.Pd., M.Or., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga sikap dan integritas selama pelaksanaan PLP. Ia berpesan agar mahasiswa selalu bersikap rendah hati, menjaga nama baik almamater, dan mengambil sebanyak mungkin nilai positif dari pengalaman di sekolah.

“Mahasiswa harus belajar bukan hanya dari teori, tapi juga dari keteladanan guru di sekolah. Rendah hati, sopan, dan terbuka terhadap bimbingan adalah kunci. Jadikan setiap interaksi di sekolah ini sebagai proses belajar yang membentuk karakter dan profesionalitas kalian,” tegas Kandidat Doktor Hasbi.
Ia juga menambahkan bahwa PLP bukan sekadar praktik mengajar, tetapi juga ajang mengasah kepekaan sosial dan kemampuan reflektif mahasiswa calon guru. “Ambil nilai-nilai yang baik di sekolah ini, karena dari sanalah lahir calon pendidik yang sesungguhnya,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Idham Khalid, yang juga kandidat doktor. Melalui pesan WhatsApp, beliau menyampaikan apresiasi atas sinergi antara kampus dan sekolah dasar dalam menyiapkan calon pendidik masa depan.
“Kami mendukung penuh kegiatan PLP mahasiswa UNU NTB. Program ini menjadi jembatan penting untuk menyiapkan generasi pendidik masa depan yang berkarakter dan berkompeten,” tulisnya.
Setelah acara resmi penerimaan, para mahasiswa melakukan observasi awal di kelas, mengenal karakter siswa, serta berdiskusi dengan para guru mengenai metode pembelajaran yang diterapkan. Suasana kekeluargaan tampak begitu terasa, menandai awal kolaborasi positif antara dunia kampus dan dunia sekolah dasar dalam membangun pendidikan yang lebih bermakna di Lombok Tengah.
