CPNS Bea Cukai 2026 Segera Dibuka! Menkeu Bocorkan 380 Formasi, Lulusan SMA Bisa Daftar

blank
blank

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan bersiap membuka peluang besar bagi masyarakat yang ingin menjadi aparatur sipil negara. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) diproyeksikan akan membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan jumlah kebutuhan mencapai sekitar 380 formasi.

Baca Juga:CPNS 2026 Dibuka! Menpan RB Bocorkan 160 Ribu Formasi, Ini Jadwal Lengkap Seleksinya

Rencana pembukaan lowongan ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja Bea Cukai, khususnya pada sektor teknis lapangan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pengawasan barang keluar masuk wilayah Indonesia. Penguatan personel dinilai penting, mengingat Bea Cukai memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas penerimaan negara, mencegah penyelundupan, serta memastikan kelancaran arus logistik nasional.

Menariknya, kesempatan tersebut tidak hanya dibuka untuk lulusan perguruan tinggi. Bea Cukai juga memberikan peluang bagi lulusan SMA atau sederajat untuk ikut serta dalam seleksi. Lulusan SMA nantinya diproyeksikan mengisi posisi tenaga teknis operasional di lapangan, yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengawasan dan pelayanan di berbagai wilayah, termasuk pelabuhan, bandara, dan jalur distribusi strategis lainnya.

Bagi calon pelamar yang berminat, ada beberapa dokumen penting yang perlu disiapkan sebelum melakukan pendaftaran. Mengacu pada berbagai sumber informasi, dokumen utama yang umumnya wajib disertakan meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), ijazah, pas foto, surat pernyataan, serta dokumen pendukung lain seperti sertifikat atau berkas tambahan sesuai ketentuan formasi yang dilamar.

Proses pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026 nantinya akan dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahap awal yang harus dilakukan pelamar adalah mengakses situs https://sscasn.bkn.go.id/ kemudian membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor KK. Setelah akun berhasil dibuat, peserta wajib melengkapi data diri sesuai identitas yang tertera pada KTP.

Langkah berikutnya adalah memasukkan informasi pendidikan, termasuk jenjang pendidikan terakhir, nama sekolah atau perguruan tinggi, serta data pendukung lainnya. Setelah itu, peserta diminta mengunggah dokumen persyaratan sesuai format yang telah ditentukan sistem.

Pada bagian pemilihan instansi, peserta harus memilih Kementerian Keuangan, kemudian menentukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai unit kerja tujuan. Pelamar juga diimbau agar lebih teliti dalam memilih formasi, dengan membaca deskripsi jabatan serta persyaratan khusus yang tercantum pada setiap posisi.

Sebelum menekan tombol submit atau kirim pendaftaran, pelamar disarankan memeriksa kembali seluruh data yang telah diinput. Kesalahan kecil seperti ketidaksesuaian dokumen atau salah memilih formasi bisa berdampak pada gugurnya peserta pada tahap administrasi. Setelah proses pendaftaran selesai, peserta juga diwajibkan mencetak kartu pendaftaran sebagai bukti resmi bahwa mereka telah terdaftar dalam seleksi.

Dengan rencana pembukaan ratusan formasi ini, CPNS Bea Cukai 2026 diperkirakan menjadi salah satu rekrutmen yang paling diminati. Selain menawarkan jenjang karier yang jelas, posisi di lingkungan Kementerian Keuangan juga dikenal memiliki peran penting dalam sistem keuangan negara serta pelayanan publik.