Dosen PGD Sukses Beternak Angsa, Jadi Inspirasi Mahasiswa dan Warga Sekitar, Begini Perjalanan nya!

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250420 WA0070

Lombok, NTB – Ternak angsa merupakan kegiatan budidaya unggas jenis angsa untuk berbagai tujuan yakni, Penghasil daging dan telur, Sumber pupuk organik,Sarana edukatif dan ekonomi, dan bisa juga sebagai hewan hias.

Baca Juga:Aku Berpikir, Maka Aku Ada: Filosofi Legendaris yang Masih Menginspirasi Dunia Modern

Azis, dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di salah satu perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat, sukses mengembangkan usaha ternak angsa yang dimulainya dari hobi. Di tengah kesibukannya mengajar dan membimbing mahasiswa, ia membuktikan bahwa akademisi juga bisa produktif di dunia wirausaha.

Usaha ternak angsa yang dikelola Azis kini berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus media pembelajaran kontekstual bagi para mahasiswanya. Dengan pendekatan edukatif, ia melibatkan mahasiswa dalam proses pengamatan dan studi lapangan langsung di lokasi peternakan.

“Awalnya saya pelihara dua pasang angsa di halaman rumah. Ternyata peminatnya banyak dan manfaatnya juga besar, dari dagingnya sampai limbahnya bisa diolah jadi pupuk,” ujar Azis saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.

Angsa yang dibudidayakan Azis terdiri dari jenis lokal dan impor, dengan sistem pemeliharaan semi-intensif. Selain dijual sebagai hewan konsumsi dan hias, kotorannya digunakan untuk pupuk organik yang ramah lingkungan, mendukung praktik pertanian berkelanjutan.

Kampus tempat Azis mengajar turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari integrasi antara dunia akademik dan dunia usaha. Mahasiswa PGSD pun mengaku sangat terbantu dengan pengalaman belajar langsung dari lapangan.

“Pak Azis tidak hanya mengajar teori di kelas, tapi juga menunjukkan langsung bagaimana menjadi guru yang kreatif, mandiri, dan bisa berdaya di tengah masyarakat,” ujar Nurul, mahasiswa semester enam.

Keberhasilan Abdul Azis menjadi bukti bahwa dosen bukan hanya pengajar, tetapi juga agen perubahan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan. Ia berharap, langkah kecilnya ini bisa menular ke lebih banyak dosen dan mahasiswa di NTB.