Pendampingan Guru Pendidikan Jasmani dalam Merancang Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Integrasi Pendidikan Karakter

Avatar of lpkpkntb
Foto: Foto bersama Ketua Tim Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd. dengan guru Pendidikan Jasmani KKG Kecamatan Tumpang usai kegiatan pendampingan.

Tumpang, Malang — Guru Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Tumpang sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah dasar melalui pendampingan perancangan model pembelajaran berbasis integrasi pendidikan karakter.

Pengabdian Kepada Masyarakat, PJKR, Pendidikan Jasmani, Workshop Guru, KKG Tumpang, Pendidikan Karakter, Kurikulum Merdeka, Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd.
Pengabdian Kepada Masyarakat, PJKR, Pendidikan Jasmani, Workshop Guru, KKG Tumpang, Pendidikan Karakter, Kurikulum Merdeka, Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd.

Baca:Pengaruh Senam Anak Indonesia Sehat terhadap Kemampuan Gerak Motorik Anak pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar

Kegiatan pengabdian ini mengusung tema Pendampingan Guru Pendidikan Jasmani dalam Merancang Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Integrasi Pendidikan Karakter.” Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani dalam merancang model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan gerak, tetapi juga terintegrasi dengan nilai-nilai pendidikan karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, dan kejujuran. Pendekatan tersebut sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran holistik dan berpusat pada peserta didik.

Pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi pemaparan konsep pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, diskusi mengenai kebutuhan guru di lapangan, serta praktik langsung penyusunan model pembelajaran berbasis aktivitas jasmani yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter. Dalam kegiatan ini, para guru juga diberikan contoh perangkat pembelajaran serta skenario pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing.

Antusiasme guru Pendidikan Jasmani KKG Kecamatan Tumpang dalam kegiatan pendampingan pembelajaran.
Foto: Antusiasme guru Pendidikan Jasmani KKG Kecamatan Tumpang dalam kegiatan pendampingan yang dipimpin Ketua Tim, Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif guru-guru Pendidikan Jasmani yang tergabung dalam KKG Kecamatan Tumpang selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mengikuti pemaparan materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman terkait tantangan pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah, khususnya dalam menanamkan nilai karakter melalui aktivitas fisik dan permainan.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa Pendidikan Jasmani memiliki potensi besar sebagai wahana pembentukan karakter peserta didik. Hal ini karena proses pembelajarannya melibatkan interaksi sosial, kerja tim, serta pembiasaan sikap positif yang muncul secara langsung melalui aktivitas gerak. Oleh karena itu, guru Pendidikan Jasmani perlu dibekali kemampuan dalam merancang model pembelajaran yang terstruktur, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter.

Foto: Foto bersama Ketua Tim Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd. dengan guru Pendidikan Jasmani KKG Kecamatan Tumpang usai kegiatan pendampingan.
Ket. Photo bersama Ketua Tim Dr. Lalu Yudha Isnaini, M.Pd. di Kecamatan Tumpang usai kegiatan pendampingan.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan guru Pendidikan Jasmani di KKG Kecamatan Tumpang mampu mengimplementasikan model pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Ke depan, kegiatan pendampingan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani.