10% Kopdes Merah Putih Sudah Rampung, Prabowo Siap Resmikan Akhir Mei

blank
Selamat! HUT RI KE-79 Th, Cek 21 Nama-Nama Susunan Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029
Selamat! HUT RI KE-79 Th, Cek 21 Nama-Nama Susunan Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029

JAKARTA — Pemerintah mulai mematangkan tahap akhir pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan sebanyak 8.672 koperasi telah rampung 100 persen dan siap memasuki tahap peluncuran oleh Presiden Prabowo Subianto pada akhir Mei 2026.

Baca:Login Sekarang di Link Ini Pengumuman Koperasi Merah Putih 2026 Sudah Keluar

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total koperasi yang ditargetkan beroperasi dalam program nasional Koperasi Merah Putih.

“Yang sudah selesai 100 persen ada 8.672,” kata Ferry saat konferensi pers di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Ferry menjelaskan, ribuan koperasi yang telah rampung tersebut saat ini masih terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung agar dapat segera beroperasi optimal ketika peluncuran resmi dilakukan.

Ketika ditanya terkait pengadaan fasilitas kendaraan pikap yang sebelumnya sempat disebut akan diimpor untuk mendukung operasional koperasi, Ferry membenarkan bahwa proses pemenuhan sarana tersebut masih berjalan.

“Ya, (mobil pikap) dalam proses dilengkapi, karena akhir bulan ini Insya Allah nanti akan di-launching oleh Bapak Presiden (Prabowo Subianto),” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah akan segera meresmikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam waktu dekat. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan 1.000 koperasi akan diluncurkan terlebih dahulu.

“Sebentar lagi kita resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan 2-3 minggu lagi. Sesudah itu 2-3 bulan lagi kita resmikan 25 ribu koperasi,” kata Prabowo dalam acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah.

Prabowo menegaskan pembangunan koperasi ini bukan hanya sebatas program di atas kertas, melainkan disiapkan dengan fasilitas fisik yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Ia bahkan menyebut program tersebut sebagai langkah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, baik di Indonesia maupun di dunia.

“Tidak ada di dalam sejarah dunia, negara yang bisa bangun 25.000-30.000 koperasi dalam setahun. Coba dibuka dalam sejarah dunia, ada tidak 25 ribu atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam satu tahun,” tegasnya.

Program Koperasi Merah Putih sendiri digadang-gadang menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa, memperluas akses usaha rakyat, serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi hingga ke wilayah pedesaan.