lpkpkntb.com – Kunjungan Mahasiswa Jerman ke Edu Tourism SMKN 1 Kotaraja Pada hari senin tanggal 25 September 2023, SMKN 1 kotaraja kedatangan dua orang tamu di Jerman.
Mereka adalah mahasiswa yang berlibur di Lombok. Mereka menginap di salah satu Home stayyang ada di Desa kembang kuning.
Baca juga;
Link Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka, Cek Instansi Sepi Peminat, Peluang Besar Bisa Masuk!
Rencananya mereka tinggal di Lombok selama 2 minggu dengan mengunjungi destinasi pavorit yang ada di Lombok seperti Desa Wisata Kembang Kuning Lombok Timur, senggigi, Lombok Barat, dan Gili Lombok Utara.
Mereka menyatakan sangat senang bisa berkunjung ke sekolah, bisa melihat aktifitas proses pembelajaran maupun kegiatan produktif yang ada di jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Ketua Program Keahlian Yulastri menjelaskan berbagai macam produk yang dihasilkan seperti Teh Rosela, Daun Karsen, Virgin coconut Oil (VCO, dll. “this is our products such as Rosela tea, VCO (virgin coconut Oil), ginger, tumeric powder, etc”.
Diakhir kunjungan, ibu Kaprog memberikan oleh-oleh Cindra mata berupa hasil produkyang sudah jadi dan siap di konsumsi yaitu aneka jenis teh. Setelah itu, mereka berkeling dan masuk ke kelas-kelas dan berinytraksi dengan siswa yang sedang belajar serta tidak ketinggalan melakukan foto bersama.
Baca juga:
Semua produk merupakan hasil produksi kompetensi keahlian yang dilakukan oleh siswa dengan bimbingan guru produktif. Pada kesempatan tersebut, turut didampingi oleh Waksek. Ahmad Apandi mengatakan “Produk-produk yang dihasilkan ini merupakan hasil siswa.
Semua prosesnya menggunakan peralatan yang diberikan oleh dinas Dikbud NTB tahun 2022 lalu”.
“Kedepan kita akan mengembangkan Edu Tourism (wisata belajar) dengan mengkombinasakan semua kompetensi keahlian dalam satu kesatuan yang saling terintegrasi dan saling suppor,” lanjutnya.
Dia menjelaskan lebih lanjut, “kebetulan sekolah kita berada di daerah desa wisata, kita harus bisa menangkap peluang itu, kedepan SMKN 1 Kotaraja menjadi pintu gerbang sebelum masuk ke desa wisata Tetebatu, Kembang Kuning, dan Jeruk Manis, ya seperti di lombok tengah ke Desa Sade dulu sebelum ke Mandalika”
Baca juga:
Program pengembangan sekolah menjadi Edu Tourism sudah mulai dilakukan dengan menjalin kerjasama pelaku-pelaku usaha atau industry wisata yang ada di Desa Wisata Kembang Kuning dan sekitaranya.
“Hari Sabtu kemarin kita kedatangan pelaku wisata yaitu Pandini yang juga alumni SMKN 1 Kotaraja tahun 2018, Dia sudah memiliki pendapatan 10 – 15 juta perbulan dari usaha homestay”.
Pandini menjelaskan “Saya sebagai Alumni SMKN 1 Kotaraja merasa terpanggil dan greget melihat kondisi Sekolah saya. Potensi yang dimiliki sangat besar dan semuanya bisa menghasilkan uang.
Baca juga;
Rekrutmen CPNS 2023 di Nusa Tenggara Barat Inilah Jumlah Formasi di Masing-Masing Kabupaten/Kota
Kalau berupa produk, harganya standar, tapi kalau kita jual prosesnya maka nilai jualnya lebih tinggi bisa mencapai 80% lebih dari harga produknya, misalnya urap-urap itu kita jual 35 ribu, tapi kalau dia ikut prosesnya harganya menjadi 250 ribu/orang,
”.Lebih lanjut, Waksek Bidang Kurikulum mengatakan “Semua kompetensi keahlian akan memiliki paket wisata masing-masing, sehingga nantinya SMKN 1 Kotaraja akan memiliki kalender wisata tahunan. Kompetensi Keahlian Agribisnis tanaman akan memiliki paket wisata bajak sawah (begau) lowong dan begabah atau Farming class, Agribisnis Ternak memiliki paket perah susu yang kemudian diolah menjadi permen. Agribisnis Pengolahan akan membuat produk-produk herbal.
Tata Boga menyiapkan makanannya (cooking class). Kemudian Perhotelan akan mmenyiapkan akomodasinya, sedangkan Usaha Perjalanan wisata akan menjadi pemandu wisatanya” pungkasnya. (*).

